Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Para Bos Hiburan Malam Sepakati Berantas Peredaran Narkoba
2018-02-02 22:24:29
 

Diresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo Nainggolan (baju putih) saat jumpa pers bersama para bos hiburan malam saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (2/2).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Para pengusaha hiburan malam menyambangi Mapolda Metro Jaya. Kedatangan para bos hiburan malam itu menyepakati untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo Nainggolan menegaskan pihaknya akan bertindak tegas bagi siapapun yang terlibat dalam narkoba.

"Kita tidak ingin ada peredaran narkoba di pemukiman sarana umum. Kita akan lakukan tindakan tegas, terhadap penyalahgunaan narkoba kepada pengedar bandar sesuai aturan. Saat penangkapan kalau ada perlawanan kita tindak tegas terukur," ujar Suwondo di Polda Metro Jaya, Jumat (2/2).

Terkait hiburan malam yang diduga terlibat, Suwondo menegaskan kembali kalau pihaknya akan profesional untuk mengungkap kasus itu.

"Untuk tempat hiburan sama seperti proses lidik lain harus sesuai SOP, apabila dilakukan oleh oknum akan kita tindak. Dalam rangka penegakan hukum kita tidak akan ganggu iklim usaha kita jadi perlu ada kontrol dari satpam saat kami geledah sehingga apapun hasil gelar perkara diketahui secara transparan dan dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Terkait penutupan hiburan malam yang terbukti bersalah, Suwondo tak memiliki wewenang. Sebab, Kepolisian hanya mencari fakta-fakta di lapangan dalam penyelidikan.

"Kalau soal penutup hiburan hiburan malam itu bukan kita yang berwenang, kita hanya menyelidikinya. Jadi soal penutupan itu wewenang Pemprov DKI," pungkasnya.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
  BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
  2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
  Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
  5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
ads1

  Berita Utama
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2