Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Panglima TNI: TNI Dukung Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden
Thursday 15 Jan 2015 19:13:15
 

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko saat acara serah terima jabatan Kasau dari Marsekal TNI I.B. Putu Dunia kepada Marsekal Madya TNI Agus Supriatna, di Appron Eco Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (15/1).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendukung sepenuhnya hak prerogatif Presiden RI sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko usai acara serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) dari Marsekal TNI I.B. Putu Dunia kepada Marsekal Madya TNI Agus Supriatna, di Appron Eco Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (15/1).

Panglima TNI telah memerintahkan kepada seluruh prajurit TNI agar tidak ragu-ragu dalam menjalankan tugas, kesetiaan dan loyalitas karena loyalitas TNI adalah tegak lurus, dan tidak kemana-mana. Bagi prajurit TNI tidak mengenal siapapun presidennya, karena Presiden RI adalah pemegang kekuasaan tertinggi atas angkatan. Prajurit TNI loyal kepada Panglima TNI dan Panglima TNI loyal kepada Presiden Republik Indonesia.

Sementara itu, terkait dengan pengajuan calon Kapolri, Panglima TNI menegaskan bahwa siapapun yang menjabat Kapolri, TNI tetap akan bekerjasama dengan Polri, dan kesetiaan tertinggi Prajurit TNI kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Panglima TNI dalam sambutannya pada acara Sertijab Kasau mengatakan bahwa, pembangunan pertahanan dan keamanan nasional merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Berhasilnya pembangunan nasional akan meningkatkan ketahanan nasional dan pada sisi yang lain ketahanan nasional yang tangguh akan lebih mendo­rong pembangunan nasional. Pembangunan pertahanan dan keamanan nasional didasarkan pada pandangan hidup bangsa Indonesia yang mencintai perdamaian, tetapi terlebih lagi mencintai kemerdekaan serta kedaulat­an negara dan bangsa.

Lebih lanjut dikatakan Panglima TNI, hanya dalam suasana kehidupan dunia yang damai dan suasana negara yang merdeka dan berdaulat itu, memungkinkan bangsa Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui usaha pembangunan. Pada konteks pembangunan nasional itulah, TNI terus mengembangkan diri menjadi bagian integral komponen bangsa yang profesional, militan, solid dan dicintai rakyat. Berpegang pada tahapan renstra pembangunan kekuatan, pembangunan kesejahteraan dan renstra pemeliharaan dan perbaikan alutsista 2015-2019, TNI senantiasa siap siaga menjaga keamanan dan kedaulatan negara, serta mengawal berjalannya demokrasi bangsa Indonesia.

Mengakhiri amanatnya Panglima TNI atas nama Komando, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Marsekal TNI I.B. Putu Dunia, atas semangat dan dedikasi, yang telah diabdikan selama ini. Ucapan senada, juga disampaikan kepada Nyonya Dewi Ida Bagus Putu Dunia, atas bhaktinya dalam membina keluarga besar Pia Ardhya Garini. Demikian juga, kepada Marsekal Madya TNI Agus Supriatna atas nama seluruh prajurit TNI, Panglima TNI menyambut dengan bangga, disertai ucapan selamat mengemban tugas sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara. Berbekal integritas, pengalaman dan keyakinan diri, Jenderal TNI Moeldoko yakin Marsekal dapat melaksanakan amanah serta kepercayaan jabatan yang diberikan oleh bangsa dan negara ini dengan baik, guna memenuhi harapan untuk menjadikan TNI AU lebih profesional, militan, solid dan dicintai rakyat.(tni/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2