Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
TNI
Panglima TNI: Ekor Pesawat AirAsia Belum Berhasil Diangkat
Friday 09 Jan 2015 05:23:59
 

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dan rombongan di Kapal Perang KRI Banda Aceh, untuk memimpin kembali operasi pengangkatan ekor AirAsia QZ-8501.(Foto: Istimewa)
 
KALIMANTAN TENGAH, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko mengatakan proses pelaksanaan operasi pengangkatan bagian ekor pesawat AirAsia QZ-8501 belum berhasil diangkat karena faktor arus yang cukup deras berkisar 4 sampai dengan 5 knot di dasar laut perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, Kamis (8/1).

“Tim penyelam sudah saya cek serta organisasi sudah terbentuk, dan pagi tadi tim penyelam dengan kekuatan 3 tim telah berusaha untuk mengangkat ekor pesawat AirAsia QZ-8501, namun belum berhasil. Untuk itulah, sekitar pukul 11.30 WITA pengangkatan tersebut dihentikan. TNI telah menyiapkan proses pengangkatan ekor AirAsia besok pagi dimulai sekitar pukul 05.00 WITA pagi.”, ujar Panglima TNI.

“Persoalan arus bawah laut yang cukup deras menjadi kendala pengangkatan, karena arus berubah menjadi 4 sampai dengan 5 knot, padahal arus yang baik itu hanya jam 05.00 sampai jam 11.30. Kondisi ini sungguh menyulitkan dan bisa mengancam anak-anak yang sedang bekerja, jadi keamanan itu tidak mendukung”, ungkap Jenderal TNI Dr. Moeldoko.

Sementara itu, terkait dengan tim penyelam, Jenderal TNI Moeldoko mengungkapkan bahwa tim yang dibentuk merupakan tim khusus yang terlatih betul dan dipersiapkan dengan baik. Jumlah personel tiap-tiap tim berjumlah 7 orang, dan disiapkan 3 unit yang akan bekerja. Disamping itu, dalam proses pengangkatan, dibantu dengan kapal Tunda Samudra dari SKK Migas. Kapal ini memiliki tali seling yang kemampuan angkatnya sampai dengan 60 ton, hal ini nanti akan memberikan kami kemudahan di lapangan.

Dalam proses pengangkatan ekor AirAsia, tidak hanya KRI Banda Aceh saja yang terlibat, tetapi ada 6 kapal disekitar lokasi yang telah siap memberikan dukungan operasi sepenuhnya dalam bentuk pencarian, pengangkatan dan evakuasi. “Semuanya berjalan dengan baik dan khusus untuk besok kita betul-betul berkonsentrasi untuk mengambil Black Box. Dengan catatan, bahwa penyelesaian atau penanganan terhadap jenazah juga menjadi prioritas utama agar semua berjalan sesuai dengan yang diinginkan” tutur Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dan rombongan diantaranya Asintel Panglima TNI Laksda TNI Amri Husaini, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Indra Hidayat, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan G. Sugiartha, S.H., dan Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, malam ini menginap di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh, untuk memimpin kembali operasi pengangkatan ekor AirAsia QZ-8501 esok hari.(tni/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2