Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Islam
Pangeran Charles Tampilkan Replika Digital 'Al-Quran Tertua'
2016-11-10 01:48:15
 

Pangeran Wales dan Camilla mengunjungi sebuah mesjid dalam kunjungan mereka ke Uni Emirat Arab.(Foto: Istimewa)
 
ARAB SAUDI, Berita HUKUM - Pangeran Charles akan menampilkan sebuah replika digital dari naskah al-Quran dalam kunjungannya ke Uni Emirat Arab.

Naskah al-Quran itu terbilang istimewa karena disebut-sebut sebagai salah satu yang tertua di dunia.

Versi asli naskah yang diyakini setidaknya berumur 1.370 tahun tersebut kini masih berada di Universitas Birmingham.

Pameran salinan dari manuskrip tersebut akan menjadi salah satu bagian dari program hubungan budaya antara Inggris dan UEA selama setahun.

Kepulangan simbolis

Manuskrip al-Quran berusia ribuan tahun itu disimpan Universitas Birmingham sejak 1920-an. Kisaran usia naskah al-Quran, yang dihasilkan dari serangkaian tes yang dilakukan Univrsitas Oxford, menunjukkan bahwa manuskrip tersebut adalah salah satu dari naskah awal al-Quran yang 'selamat' dan merupakan salah satu yang tertua.

Perkamen dengan ayat-ayat al-Quran ditulis di atas kulit domba atau kambing, saat ini dipamerkan di Birmingham.

Namun untuk pertama kali, replika digital manuskrip tersebut dibawa ke luar dari Inggris dan di tampilkan di sebuah acara di UEA.

Ini akan menjadi bagian dari kolaborasi mempromosikan hubungan budaya dan ekonomi antara Inggris dan UEA, di area seperti seni, pendidikan, olahraga dan iptek selama setahun.

Itu juga menandai kepulangan simbolis, paling tidak dalam bentuk replika, sebuah manuskrip yang dibuat di Timur Tengah pada awal kelahiran Islam.



al-QuranImage copyrightAP
Image captionEmpat halaman Quran yang ditemukan di universitas Birmingham tersembunyi selama hampir satu abad.


'Signifikansi besar'

Manuskrip al-Quran di Birmingham diperoleh pada 1920-an oleh Alphonse Mingana, yang berasal Assyria (sekarang menjadi bagian dari negara Irak) yang melakukan perjalanan ke Timur Tengah atas biaya dari Keluarga Cadbury di Inggris.

Wakil rektor Universitas Birmingham, Sir David Eastwood, berkata manuskrip al-Quran itu memiliki signifikansi besar atas warisan Islam dan studi akademis Islam.

Namun dia berkata mungkin ada 'harta terpendam' lainnya di Koleksi Mingana di universitas tersebut, yang mewakili salah satu koleksi terbesar dari materi serupa di Eropa.

Muncul klaim bahwa naskah di Birmingham bahkan lebih signifikan dalam sejarah al-Quran.

Jamal bin Huwaireb, direktur Yayawan Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, sebuah yayasan pendidikan yang didirikan oleh penguasa Dubai, meyakini halaman-halaman yang ditemukan di Birmingham adalah bagian dari Quran yang ditulis ulang oleh Abu Bakar, sahabat Nabi Muhammad yang menjadi khalifah pada 632 hingga 634.

"Saya sendiri yang memeriksa naskah kuno ini. Menurut pendapat saya, naskah al-Quran ini ditulis dengan rapi di atas bahan spesial dan diproduksi untuk seseorang yang penting seperti khalifah."

"Yang paling penting disini adalah kata-kata yang tertulis di dokumen kuno ini sama persis dengan kata-kata yang dibaca kaum Muslim di al-Quran saat ini," kata Huwaireb.(BBC/bh/sya)




 
   Berita Terkait > Islam
 
  Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
  Sejarah Kuil Rama di Ayodhya Dibangun Setelah Umat Hindu Merobohkan Masjid Berusia 500 Tahun
  Forum Umat Islam Bersatu Laporkan Zulkifli Hasan ke Bareskrim Polri
  Pembakaran Al Quran di Swedia, Legislator Ingatkan: Ini Bisa Melukai Hati Umat Islam Sedunia
  LDII Sebut Muhammadiyah Kakak Tertua
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2