Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Perompak
Pangarmabar: Penangkapan 2 Perompak dan Kapal MT Kharisma 9
Saturday 26 Dec 2015 15:51:54
 

Laksamana Muda Achmad Taufiqoerrochman, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) TNI AL menggelar jumpa pers di Aula Yos Sudarso Koarmabar, Jalan Gunung Sahari, Jakarta pusat pada, Rabu (23/12) lalu.(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait informasi tentang penemuan Kapal MT Kharisma- 9 serta penangkapan 2 (dua) orang perompak MT Joaquim, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) TNI AL menggelar jumpa pers di Aula Yos Sudarso Koarmabar, Jalan Gunung Sahari, Jakarta pusat pada, Rabu (23/12) lalu.

Menurut Pangarmabar Laksamana Muda Achmad Taufiqoerrochman di Jakarta, pada tanggal 8 Agustus 2015 sekitar pukul 20.25 Wib, Kapal berbendera Singapura MT Joaquim dirompak oleh sekelompok Orang Tak di Kenal (OTK) di perairan Selat Malaka, saat tengah berlayar dari East Outer Port Limit (EOPL) yang ingin melaju mengarungi menuju Malaka, pada posisi 02 34 00 U- 101 26 20 T. MT.

Dengan tujuan Malaka, namun saat MT. Joaquim tiba di perairan Melaka, Kapal diarahkan merubah tujuan, ke selanjutnya Kapal diperintahkan Louis T.Yu Tat-Singapura untuk kembali ke WOPL (West Outer Port Limit) untuk mengisi BBM. Kapal yang memiliki daya angkut muatan 3.500 MT Light Crude Oil (LCO) tersebut dirompak oleh sekelompok OTK dan berhasil membawa LCO sebanyak 2,900 MT dengan menggunakan kapal MT Kharisma-9.

Namun, dalam perjalanan menuju WOPL, MT. Joaquim yang mengangkut kurang lebih 500 MT (Light Crude Oil) dirompak oleh sekelompok OTK, pelaku perompakan menggunakan MT. Kharisma-9 (kesaksian Bosun- Harul Anam) sebagai Kapal penampung BBM jenis LCO- yang diambil dari Tangki BBM MT- Joaquim sebanyak + 2.900 MT. Selanjutnya kabur dan sampai saat ini keberadaannya belum berhasil ditemukan. Kasus Kejahatan di Laut terhadap MT. Joaquim di Selat Malaka. Pada tanggal 20 Agustus 2015, pukul 15.30 (1 minggu setelah lego jangkar), dayang MT. Matahari laut dengan posisi sandar lambung kanan MT.

Para perompak kemudian merusak mesin hidrolik, serta jangkar MT Joaquim agar kapal tidak bisa mengikuti kapal MT Kharisma 9. Sepanjang hilangnya kapal Kharisma 9, Koarmabar terus menelusuri dengan mengerahkan unsur KRI disepanjang perairan Selat Malaka, Selat Karimata dan Laut Jawa dan di dukung tim Western Fleet Quick Response (WFQR) untuk mencari perompak di darat pada Senin 14 Desember 2015, tertangkap 2 orang perompak berinisial HU (53) kapten kapal, serta AS (30) di Bandung Jawa Barat.

Untuk diketahui, Kapal Kharisma 9 digunakan untuk memberikan dukungan logistik (gas, air tawar, dan sembako), dan bersama dengan itu Nahkoda MT. Matahari laut menyerahkan dokumen kapal a.n MT Antela kepada Muslim II Mount Kharisma 9 selanjutnya diserahkan ke Nahkoda MT. Kharisma 9.

Kemudian pada tanggal 27 Agustus 2015, sekitar pukul 16.00 MT. Patria Jaya 1 datang dan merapat dilambung kiri MT. Kharisma 9 untuk mengambil Minyak LCO dari M.T Kharisma 9 sebanyak 1.100 KL. dan bersamaan itu Nahkoda MT. Patria Jaya 1 menyerahkan HP Satelite kepada Nahkoda MT. Kharisma 9. Transfer Minyak LCO dari MT. Kharisma 9 mulai pukul 17.00 s/d pukul 08.00 esok harinya.

Menurut pengakuan dua tersangka, setelah melakukan shiponing Kharisma 9 akan berlayar menuju Batam untuk menurunkan 7 orang perompak di pulau Karimun dan kapal menuju laut Jawa, selama persembunyian 11 ABK MT Kharisma 9 sempat tinggal di Bandung pasca melakukan kejahatan kapal Kharisma 9 sudah 2 kali merubah nama.

Kemudian pada tanggal 15 December kapal Kharisma 9 di tangkap (WFQR) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) di perairan Bojonegoro Banten saat di temukan sudah berubah nama UNION STAR. Menurut para pelaku, aksi ini diperintahkan dari saudari EN dibantu oleh saudara BU alias AN dan saat ini masih DPO, dan saat ini masih ada 10 DPO masih dalam pengembangan tindak lanjut.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > Perompak
 
  Pangarmabar: Penangkapan 2 Perompak dan Kapal MT Kharisma 9
  ABK Indonesia Diculik Perompak di Malaka
  Gabungan Jajaran Polres Aceh Bekuk Perompak Laut Jaringan International
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2