Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Suriah
PBB Peringatkan Ancaman Kelaparan di Suriah
Wednesday 09 Apr 2014 03:11:07
 

WFP mengatakan mereka menyalurkan bantuan pangan untuk 4,1 juta warga Suriah Maret lalu.(Foto: Istimewa)
 
SURIAH, Berita HUKUM - PBB memperingatkan kemarau di Suriah dapat menyebabkan anjloknya panen gandum dan menyebabkan jutaan orang terancam mengalami kekurangan pangan. Program pangan dunia, WFP, mengatakan curah hujan sejak September lalu kurang dari setengah dibandingkan biasanya.

WFP juga mengatakan bantuan pangan berkurang seperlima karena kurangnya dana dari donor internaisonal.
Lebih 100.000 orang tewas sejak pertempuran pecah di Suriah lebih dari tiga tahun lalu dan menyebabkan lebih satu juta orang mengungsi.

"WFP khawatir terkait dampak kemarau yang melanda kawasan barat daya negara itu, khususnya di Aleppo, Idlib dan Hama," kata juru bicara WFP Elisabeth Byrs kepada para wartawan di Jenewa, Swiss.

"Kemarau dapat mengancam kehidupan jutaan orang," kata Byrs.

Sekitar 6,5 juta warga Suriah diperkirakan memerlukan bantuan pangan darurat akibat kemarau dari angka saat ini yang mencapai 4,2 juta jiwa, kata Byrs.

WFP mengatakan Suriah terpaksa harus mengimpor lebih 5,1 juta ton gandum yang diperlukan.
Suriah dilanda kemarau pada 2008, tiga tahun sebelum pecah perang saudara.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Suriah
 
  Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
  Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
  Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
  Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2