Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    

Oknum Polda Diduga Terlibat Transaksi Narkoba
Wednesday 14 Mar 2012 18:12:58
 

Mengunakan Sabu (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Jajaran Polres Cengkareng, Jakarta Barat, menangkap salah satu anggota Polda Metro Jaya diduga bertransaksi narkoba di Kampung Ambon.

Menurut Kalpolres Cengkaren, Rudy Rainwald penangkapan tersangka yang diketahui berinisial SS ini, berawal dari rasa curiga salah satu anggotanya bahwa ada transaksi bisnis narkoba di Kampung Ambon."Awalnya, anggota Polsek Cengkareng curiga adanya transaksi narkoba di sekitar Kampung Ambon," ujarnya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (14/03).

Rudy menambahkan karena rasa curiga tersebut, anggotanya melakukan pengejaran dua orang yang dicurigai telah bertransaksi narkoba itu, hingga akhirnya berhasil ditangkap di sekitar Jalan Daan Mogot. Saat akan digiring petugas, salah satu tersangka melawan dengan mengaku anggota Polda Metro Jaya. “Saat kita mengkonfirmasi pengakauan tersebut, tenyata benar dia adalah anggota Perencanaan dan Administrasi Polda Metro Jaya dengan pangkat Briptu,” tambahnya.

Dari tangan tersangka petugas menemukan plastik kecil yang berisi serbuk warna hitam yang diduga narkoba. Dan petugas masih meneliti serbuk warna hitam dan memeriksa urine kedua orang itu, guna penyelidikan lebih lanjut.

Pada kesempatan yang terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto akan melakukan pemeriksaan urine sebagai sebagai upaya polisi dalam memerangi narkoba di ranah internal kepolisian. Menurut Rikwanto, tindak penyalahgunaan narkoba adalah kasus yang tidak akan pernah putus sehingga penanganannya pun harus serius.

Dan saat ditanya kapan pelaksananya, Rikwanto menjawab pemeriksaan akan dilakukan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu. “Pemeriksaan urine ini akan dilakukan di sejumlah satuan dengan waktu yang tidak ditentukan. Jadi pemeriksaan itu tidak akan dilakukan secara berkala namun mendadak dan incidental,” imbuhnya saat ditemui wartawan di Mabes Polri.

Seperti diketahui, kasus ini bukanlah yang pertama kali terjadi beberapa waktu lalu petugas kepolisian juga pernah mengamankan mantan Kapolsek Cibarusah, Bekasi, AKP Heru Budhi Sutrisno dan mantan Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Jakarta Selatan Iptu Rita Octavia Shinta. (khc/biz)




 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2