Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Banjir
Obama Menyatakan Status Bencana Besar Banjir West Virginia
2016-06-26 21:56:29
 

Lebih dari 30.000 rumah dan usaha tak mendapat aliran listrik. Lebih dari 30.000 rumah dan usaha tak mendapat aliran listrik.(Foto: Istimewa)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Presiden AS Barack Obama sudah menyatakan status bencana besar di negara bagian West Virginia, tempat terjadinya banjir terparah dalam seabad terakhir yang menyebabkan 24 orang tewas.

Obama memerintahkan bantuan nasional untuk tiga wilayah setingkat kota yang kena dampak terparah setelah permintaan dari Gubernur Earl Ray Tomblin.

Penduduk kini akan mendapat bantuan keuangan untuk perumahan sementara dan perbaikan.

Lebih dari 30.000 rumah dan usaha tak mendapat aliran listrik.

Hujan deras pada Kamis membuat sungai dan aliran air menjadi deras, memutus akses ke beberapa kota.

Banjir ini adalah yang terparah dalam seabad terakhir dan ratusan orang harus diselamatkan.

Pejabat masih menganalisis kerusakan di berbagai area lain termasuk permintaan bantuan tambahan, menurut Gubernur Tomblin.

West Virginia mendapat seperempat dari curah hujan tahunannya hanya dalam satu hari, kata Badan Cuaca Nasional AS.

Sistem badai menjatuhkan hampir 250mm curah hujan di beberapa wilayah negara bagian tersebut sehingga menyebabkan sungai dan aliran air meluap.

Kerja berat

Lebih dari 100 rumah rusak, sebagian tercerabut dari pondasinya dan terbawa arus, dan sekitar 32.000 penduduk masih tak mendapat listrik.

Tim menyelamatkan orang-orang dari jendela lantai atas, atas pohon dan mobil-mobil.
Salah satu yang diselamatkan adalah perempuan berusia 97 tahun dan keluarga yang terdiri dari lima orang, termasuk bayi, kata petugas.

Sekitar 500 orang terjebak di pusat perbelanjaan saat kru membangun jalan bebatuan baru untuk mengungsikan mereka.

Sementara itu, petugas masih terus berusaha menyelamatkan orang-orang di area yang terdampak parah.

Status darurat sudah dinyatakan di 44 dari 55 wilayah setingkat kota di negara bagian tersebut, dan sekitar 500 tentara sudah diizinkan untuk turun membantu dalam operasi penyelamatan.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Banjir
 
  Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
  Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
  Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
  Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
  Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2