Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Nokia
Nokia Hadapi Masalah Pajak di India
Wednesday 09 Jan 2013 13:16:51
 

Nokia Lumia 820.(Foto: Ist)
 
INDIA, Berita HUKUM - Produsen telepon genggam asal Finlandia, Nokia merupakan perusahaan asing terakhir yang menghadapi masalah pajak di India, Rabu (9/1).

Pabrik milik perusahaan ini di Chennai, yang merupakan salah satu fasilitas terbesar, digeledah oleh pejabat pajak India.

Menurut laporan media yang sama, pejabat mengatakan mereka menyelidiki masalah pajak pendapatan yang jumlahnya mencapai US$ 545 juta atau Rp. 5,2 trilliun.

Nokia mengatakan, selalu memperhatikan hukum yang diterapkan dan berlaku di negara tempat mereka beroperasi.

Perusahaan itu menambahkan bekerja sama dengan otoritas untuk memastikan mereka mendapatkan informasi yang diperlukan untuk membantu penyelidikan mereka.

Saham Nokia jatuh lebih dari 6% menjadi 3,07 euro di Helsinki setelah pemberitaan masalah pajak ini mencuat.

Beberapa waktu terakhir, perusahaan telepon genggam ini menghadapi sejumlah masalah penurunan pendapatan karena kalah persaingan dengan produk lain.

Juni lalu, Nokia mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja lagi secara besar-besaran, kali ini 10.000 orang sebelum akhir tahun 2013.

Nokia mengatatakan jumlah PHK kali ini meliputi seperlima dari seluruh angkatan kerja di seluruh dunia.

Menurut Nokia, pengurangan tenaga kerja ini perlu dilakukan untuk menjamin masa depan perusahaan.

Selain itu pusat pengembangan dan penelitian di Jerman dan Kanada pun akan ditutup.(bbc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Nokia
 
  Resmi Dirilis, Inilah Spesifikasi dan Harga Nokia X2
  Nokia Resmi Tak Buat Ponsel Lagi
  Pekan ini, Nokia X Siap Bersaing di Pasaran Nasional
  HTC dan Nokia Sepakat Hentikan Gugatan
  Di Negara Ini, Nokia Lebih Populer dari iPhone
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2