Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Habib Rizieq
Nama Muhammad Habib Rizieq Shihab Masuk Bursa Capres 2014
Sunday 30 Mar 2014 21:09:36
 

Habib Riziekq Sihab dalam sebuah aksi Demo FPI.(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Nama Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab, atau yang lebih populer dikenal dengan Habib Rizieq Sihab, Imam Besar Font Pembela Islam (FPI) muncul sebagai salah satu nama bursa Capres Indonesia Pemilu 2014 mendatang, dimana Ulama besar Indonesia ini mendapat dukungan 60 persen dari hasil survei yang telah dilakukan secara internal (FUI) dan diumukan oleh Ustad Al Khaththath.

Dimana menurutnya Forum Umat Islam memiliki (FUI) memiliki kerteria dan pandangan sendiri dalam memilih calon Presiden 2014. Dia meminta umat Islam untuk memilih Presiden Republik Indonesia yang syariah, agar membangun Indonesia yang Islami yang lebih baik.

"Survei presiden yang kita lakukan itu, 60 persen menginginkan Habib Rizieq Imam Besar FPI menjadi Presiden. Kemudian, Yusril Ihza Mahendra 13,8 persen, Ustad Yusuf Mansyur 13,2 persen, sisanya absen, dan Jokowi 0 (nol) persen," kata Khaththath yang ditemui dalam Tabligh Akbar di Masjid Al-Azhar, Jakarta, Minggu (30/3).

Khaththath menjelaskan FUI mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 2009 yang membimbing masyarakat Indonesia dalam memilih wakil rakyat yang baik. Pertama, wajib hukumnya bagi warga untuk memilih pemimpin yang Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan), dan Fathanah (cerdas).

Nama -nama calon Presiden 2014 Ketua dewan pembina partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, dan Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin, Gubernur DKI Joko Widodo, Mantan ketua MK Mahfud MD, ketua Golkar Abu Rizal Bakrei dan Ketua KPK Abraham Samad.(bhc/dar)



 
   Berita Terkait > Habib Rizieq
 
  Apresiasi Komitmen Pengusutan Kasus Brigadir J, HNW: Demi Keadilan Hukum, Harusnya Demikian Juga Untuk Kasus KM 50
  MA Beri 'Diskon' 2 Tahun Masa Hukuman Penjara Habib Rizieq Shihab
  HNW Apresiasi Penolakan MA Terhadap Kasasi Jaksa, Pada Kasus HRS DI Petamburan
  HNW Apresiasi Langkah Habib Rizieq Ajukan Kasasi Ke MA
  HNW Dukung HRS Lakukan Upaya Banding di Pengadilan Tinggi
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2