Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Pakistan
Musharraf Lolos dari Upaya Pembunuhan
Thursday 03 Apr 2014 16:23:38
 

Pervez Musharraf menghadapi sejumlah tuntutan di pengadilan Pakistan.(Foto: Istimewa)
 
PAKISTAN, Berita HUKUM - Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf luput dari percobaan pembunuhan setelah bom meledak di sebuah jalan yang bakal dilewatinya.

Berdasarkan keterangan kepolisian Pakistan, bom tersebut meletus pukul 02.00 waktu setempat, Kamis (3/4) tatkala Musharraf dalam perjalanan dari sebuah rumah sakit militer di Kota Rawalpindi menuju kediamannya di pinggiran Kota Islamabad.

Tiada seorang pun yang cedera dalam peristiwa tersebut dan belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden.

"Sebanyak empat kilogram bahan peledak ditanam di pipa bawah jembatan. Bom itu meledak sekitar 20 menit sebelum mantan presiden hendak melintasi lokasi tersebut," ujar polisi senior Pakistan, Liaqat Niazi.

Niazi menambahkan, Musharraf langsung dibawa ke kediamannya melalui jalur alternatif. Ledakan terjadi di persimpangan Faizabad yang terletak di antara Rawalpindi dan Islamabad.

Akibat ledakan, sebuah lubang menganga selebar dua meter di pinggir jalan. Muhammad Naeem, juru bicara Kepolisian Islamabad, menyatakan telah mengirim tim penjinak bom ke lokasi guna mencari apakah terdapat bom lain.

Upaya pembunuhan sebelumnya

Musharraf, yang memimpin Pakistan dari 1999 hingga 2008 silam, kembali dari pengasingan pada Maret 2013 untuk bersaing dalam pemilihan umum. Namun, alih-alih berpartisipasi, dia diseret ke meja hijau untuk menghadapi sejumlah tuntutan, termasuk makar.

Selama hidupnya, Musharraf telah lolos dari upaya pembunuhan sebanyak empat kali. Yang pertama terjadi pada Desember 2003 ketika sebuah bom berdaya ledak tinggi meletus beberapa menit setelah iring-iringan kendaraan yang membawanya melintasi sebuah jembatan di Rawalpindi.

Beberapa hari kemudian, dua pelaku bom bunuh diri beraksi di dekatnya sehingga menewaskan 16 orang. Musharraf kembali selamat pada Juli 2007 tatkala sekelompok orang melepaskan tembakan ke arah pesawat yang ditumpangi Musharraf di Bandara Rawalpindi.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Pakistan
 
  Mantan Perdana Menteri Imran Khan Diringkus KPK Pakistan
  Imran Khan, Mantan PM Pakistan, Ditembak Saat Protes Pemerintah - Siapa Terduga Pelaku?
  Mahasiswa Pakistan Disiksa Hingga Tewas karena 'Menista' Agama
  Serangan Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, Puluhan Tewas
  Bioskop-Bioskop Pakistan Boikot Film India Akibat Ketegangan di Kashmir
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2