Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
SPSI
Munas FSPTI-SPSI Rekonsiliasi 'Siap Bersaing dalam Era MEA'
Wednesday 16 Dec 2015 20:31:55
 

Tampak Dr. Umar Arif, SH,MM (Staff Ahli Bidang Hukum Kemenhub) membuka acara Munas ke V FSPTI, disaksikan Syukur Soeharto (Ketua Harian KSPSI), Matia Tambing (Waketum FSPTI), Irjenpol Joko Prastowo (Wakil Kabag Intelkam Mabes Polri), Hanafi (Waketum KSPTI), Syahrul Haris (Ketua Harian FSPTI).(Foto:
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada tanggal 15 hingga 17 Desember 2015 dilangsungkan acara Musyawarah Nasional (Munas) DPP Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI-SPSI) Rekonsiliasi, DPP Surya Bakti Batubara, Syafnil Arsyad dengan diikuti peserta berkisar 200 orang yang bertema 'Siap Bersaing Dalam Era Masyarakat Ekonomi Asian'.

Munas yang berdasarkan berkas lampiran SK No. 01/MUNAS V/F.SPTI/XII/2015 yang sudah menjadi program rutin ini, dengan acara berlangsung di Ballroom Hotel Grand Cempaka Jl. R Sutoyo, Cempaka Putih, Jakarta pada Rabu (16/12).

Berdasarkan pantauan pewarta BeritaHUKUM.com dilokasi acara, para tokoh yang hadir antara lain, Syukur Soeharto (Ketua Harian KSPSI), Matia Tambing (Waketum FSPTI), Dr. Umar Arif SH MM (Staff Ahli Bidang Hukum Kemenhub), Irjenpol Joko Prastowo (Wakil Kabag Intelkam Mabes Polri), Hanafi (Waketum KSPTI), Syahrul Haris (Ketua Harian FSPTI).

Saat menyampaikan kata sambutan pada Munas DPP Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI-SPSI) Rekonsiliasi, Surya Bakti Batubara, SH. MM (Ketua) DPP Pimpinan Sementara MUNAS REKONSILIASI FSPTI mengatakan bahwa, sesuai amanat Kongres FSPSI untuk melaksanakan Munas pada hari ini, dimana harusnya selesai pertengahan tahun, namun karena banyaknya tarik - menarik maka dapat diselesaikan akhir tahun ini juga.

Beliau juga salut dengan keberlangsungan acara Munas ini, yang dengan biaya anggaran kesemua ini ditanggung oleh semua peserta FSPTI. "Hal ini menunjukan semangat gotong royong yang tertanam dalam semangat dan sesuai dengan visi misi organisasi," paparnya.

Ia-pun berharap forum yang diadakan ini nantinya dapat mempersatukan para anggota semua, baik secara individu maupun organisasi demi kesejahteraan yang diharapkan semua.

Sementara itu, selanjutnya Sahrul Haris selaku Ketua Harian FSPTI menyampaikan kalau Munas rekonsiliasi yang merupakan pengejawantahan dari kongres FSPTI di hotel Borobudur tahun 2014 silam.

"Kami DPP sudah membuat rekonsiliasi di berbagai daerah, dan sudah selesai kecuali di provinsi Riau masih ada tarik menarik kepentingan yang kuat sekali," tambah Sahrul Haris menjelaskan.

"Kami tetap eksis, yang mengundurkan diri di Riau adalah pribadinya bukan organisasinya. Kita selalu mengalah demi kesejahteraan anggota kita, namun mereka selalu menekan dan kami tetap sabar," ujarnya lagi.

Dalam perjalanan waktu, kemungkinan menurutnya yang resign akan membentuk organisasi baru. "Selain itu juga, di anggaran FSPTI jelas dinyatakan setiap organisasi yang bernaung di bawah SPTI adalah terdaftar dan sah, jika tidak terdaftar maka itu tidak sah," ijelasnya.

"KPTI selalu tidak pernah mengadakan aksi demo, kami selalu melakukan kebijakan agar teman di daerah jangan melakukan hal itu, setiap ada persoalan selalu merasa dilakukan secara persuasif, meski ada pihak tertentu/pribadi dimana keinginannya tidak kesampaian yang melakukan manuver tertentu," urainya.

Siapa pihak tertentu yang terusik di pelabuhan itulah yang terjadi, dimana Permen 60 tahun 2014 membuat resah seluruh pelabuhan di Indonesia dan siapa lagi yang mampu menyelesaikan selain kami. Ketika kemenhub dan aparat keamanan membiarkan hal itu, mau dibawa kemana SPTI ini, saya sangat bersyukur, saat ini hal ini bisa terjadi demi persatuan dan kesejahteraan, kita semua dan kepada para pengurus kami mohon agar dipikirkan," pungkasnya.

Kemudian, Syukur Soeharto Ketua Harian KSPSI mengatakan bahwa, SFPTI ini adalah jaring pengaman bagi masyarakat kecil, banyak yang tidak lulus sekolah masuk di kami, dan lainnya ini membuktikan karakter kami adalah spesial dan dapat menjadi ciri khasnya.

Memang berbeda dengan pekerja di Bank dan bidang lainnya, dan oleh karena itu harus punya pemimpin yang sama karakternya hingga menimbulkan harmonisasi, tidak bisa diatur oleh mereka yang tidak memiliki karakter yang sama.

"Mengalah bukan berarti kita kalah, melainkan untuk maju kedepannya, Misi kita adalah bina, lindung dan sejahtera para anggotanya, dan harus ada harmonisasi serta dinamisasi kepentingan ini saling berhadapan namun harus berkeadilan dan tidak, karena mimpi tadi malam lalu kita jadikan, jika harmonis, dinamis dan berkeadilan terjadi maka kesejahteraan akan terjadi," terangnya.

Selanjutnya, Umar Haris, SH, MM sebagai Staff Ahli Bidang Hukum Kemenhub yang turut hadir mengatakan bahwa, selain mengucapkan selamat atas terselenggaranya Munas Rekonsiliasi ini. Ia juga merasa terselenggaranya acara Munas ini bisa menjadi media yang efektif guna menyingkapi berbagai tantangan dan masalah dilapangan, transportasi adalah aspek yang penting dan strategis, dimana sebagai penggerak perekonomian bangsa, serta wadah pemerataan aktifitas perekonomian.

Meski peningkatan terjadi setiap tahun menahun, hal tersebut harus diantisipasi dengan alat yang memadai agar tidak menjadi stagnansi, dan dukungan dari SDM yang berkualitas sangat dibutuhkan demi keselamatan dan kenyamanan penumpang.

FSPTI sangat strategis dan penting sekali demi menjembatani jarak anatara masyarakat, pemerintah dan organisasi lainnya. Ia mengingatkan juga bahwa, seiring berjalannya waktu korelasi di konteks Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) harus perlu disikapi dengan bijak dan arif, dimana sangat penting disebabkan akan menyatukan banyak bangsa dalam satu garis kebijakan kesejahteraan.

"kami berharap FSPTI menjadi rekan pemerintah dalam mensukseskan program itu," paparnya.

Lalu kemudian Irjenpol Joko Prastowo selaku Wakil Kabag Intelkam Mabes Polri mengatakan, di era sekarang ini, kebebasan menyampaikan pendapat diberikan seluas luasnya dengan mekanisme dan prosedure yang benar, dan ia juga mengetahui bahwa setiap aksi rekan FSPTI berlangsung aman kondusif dan serta mengapresiasi hal itu.

"Kebebasan saat ini dijamin dan tolong diberitahukan kepada kami agar kami dapat mengawal setiap aksi dengan baik, kita tahu HAM itu hanya untuk masyarakat bukan untuk petugas hukum, saya rasa saling menghargai dan menghormati, saya yakin akan dapat menyelesaikan setiap masalah," imbuhnya.

Jika ingin melakukan aksi harap memperhitungkan baik buruknya dan untung ruginya, pemerintah sekarang sangat transparan dan terbuka, dimana setiap aksi akan kami sinkapi dengan positif.

Akhir tahun ini MEA akan berlangsung, itu berarti Indonesia akan kemasukan arus barang dan tenaga kerja dari anggota MEA. Namun sebaliknya, "kita pun bebas masuk ke negara mereka, kita sangat yakin bahwa kita semua mampu bersaing secara sehat dan jangan sampai kita kalah dinegeri sendiri. Mari kita persiapkan masyarakat dan tenaga kerja kita dengan soft skill, hard skill dan attitude yang baik," ungkapnya.

"Saya kira forum ini sangat baik untuk menampung semua perwakilan yang ada, dan tolong diteruskan kepada pihak yang berkompeten, agar setiap organisasi yang bernaung di FSPTI tidak melakukan aksi pelanggaran umum dan perusakan kepentingan lingkungan," tutupnya.(bh/mnd)




 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk

Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kepala BGN dilaporkan ke KPK soal dugaan korupsi sertifikasi halal MBG, apa yang diketahui sejauh ini?

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dan Mengganti Rp4,87 triliun pada kasus dugaan korupsi Chromebook

Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk

Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2