ACEH, Berita HUKUM - Menyambut Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke 37, Pemrintah Aceh mehimbau masyarakatnya untuk menjaga perdamaian, sebagai bangsa Aceh hendaknya kita semua bisa saling menjaga diri untuk tetap menjaga perdamaian, seperti yang diamanahkan di dalam MoU Helsinki, yang bertujuan untuk menaikan derajat dan martabat bangsa Aceh,
Hal tersebut di sampaikan Bupati Aceh Timur Hasballah, saat memberikan kata sambutannya pada, acara peringatan hari Jadi GAM Ke-37 yang dilaksanakan di halaman Masjid Alue Tho Kecamatan Peurlak Timur pada, Rabu (4/12)
"Kita sebagai orang Aceh yang menjujung tinggi martabat bangsa yang diperjuangkan secara bersama-sama hendaknya kini jangan ada perpecahan dan permusuhan, sebab MoU Helsinki bukanlah untuk kita permainkan demi kepentingan pribadi maupun golonggan, akan tetapi dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah Aceh terutama masyarakat aceh Timur sendiri," ujar Hasballah.
Perpecahan dan permusuhan akan menyengsarakan rakyat Aceh, mari kita menyumbang tenaga Dan pikiran demi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Aceh, kesejahteraan dan kita harapkan kedepan bisa membawa bangsa Aceh ini lebih bermartabat dan bermanfaat.
Pada acara peringatan Milad GAM Ke- 37 tersebut, juga diberikan santunan bagi 200 orang anak yatim. Sebelumnya acara diawali dengan membacakan do’a kepada arwah para syuhada yang gugur demi menjaga martabat bangsa Aceh, dan juga membacakan amanat Mentroe Aceh (Perdana Menteri) oleh Tgk.Yusof. Peringatan Mlad GAM Ke-37 di Aceh Timur berlangsung di beberapa tempat diantaranya di Kecamatan Simpang Ulim dan sekitarnya 7 tempat, Idi 1 tempat dan Peureulak 2 tempat.
Sementara itu Wakil Bupati Aceh Timur yang juga merupakan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un beserta Sekretaris Daerah Aceh Timur, M. Ihksan Ahyat, S.STP, M.AP menghadiri acara milad GAM di halaman depan mesjid Kecamatan Peudawa.(bhc/kar) |