Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Microsoft
Microsoft Hentikan Ponsel Android
Saturday 19 Jul 2014 20:04:20
 

Microsoft Ponsel Nokia Android.(Foto: Istimewa)
 
WASHINGTON, Berita HUKUM - Microsoft menghentikan pengembangan ponsel Android yang selama ini telah tersedia. Sejumlah ponsel Nokia dengan model X sekarang ini akan menjadi bagian dari Lumia dan menjalankan sistem operasi Windows Phone, meskipun handset Android yang ada masih akan dilanjutkan.

Langkah ini dibuat setelah Microsoft mengumumkan akan melakukan PHK terhadap 18.000 tenaga kerjanya. Perusahaan teknologi ini akan mengakuisisi divisi handset Nokia awal tahun ini.

Nokia meluncurkan ponsel Android pertamanya pada Mobile World Conference di Barcelona pada bulan Februari.

Peluncuran ponsel yang harga akhirnya lebih rendah dari pasaran ini, digambarkan sebagai "langkah strategis membingungkan" pada saat itu, mengingat Microsoft memiliki sistem operasi ponsel sendiri yaitu Windows Phone.

Dalam sebuah email kepada seluruh karyawannya pada hari Kamis, Stephen Elop, eksekutif Microsoft yang bertanggung jawab atas perangkat ponsel ini, mengumumkan bahwa handset Android sedang dihapus.

"Dalam waktu dekat, kami berencana untuk mendorong volume Windows Phone untuk menargetkan segmen ponsel lebih terjangkau, yang merupakan segmen yang tumbuh paling cepat di pasaran, dengan Lumia," kata dia.

Microsoft telah menonaktifkan opsi untuk mengatur Google sebagai mesin pencari default pada beberapa Lumia Windows Phone terbaru. Pilihan ini saat ini didukung pada sebagian besar perangkat Nokia Lumia, berkat pengaturan lanjut pada Internet Explorer pada Windows Phone 8.0.

Microsoft mengakuisisi bisnis ponsel Nokia pada bulan April, dan handset pertama perusahaan, Lumia 630 dan Lumia 930, pengiriman tanpa pilihan pada Windows Phone 8.1. Microsoft tidak pernah memungkinkan pengguna Windows Phone untuk mengubah perilaku tombol pencarian fisik, yang defaultnya adalah Bing, namun pengguna Internet Explorer bisa mengaktifkan pengaturan untuk menggunakan address bar untuk mencari di dalam Google bukan secara manual menavigasi ke mesin pencari atau menggunakan default Bing.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Microsoft
 
  Ditekan Pemerintah, Microsoft Tutup LinkedIn di Cina
  Cara Membedakan Produk Microsoft Asli dan Palsu
  Microsoft Mengakuisisi LinkedIn Senilai Rp346 Triliun
  Polda Metro Jaya Bongkar Pedagang Ilegal Microsoft Windows Palsu
  Microsoft akan PHK 7.800 di Unit Telepon Genggam
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2