Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Setkab
Menyelam dengan KRI Nanggala, Seskab Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana
Saturday 18 Oct 2014 19:49:04
 

Seskab Dipo Alam pada Sabtu (18/10) pagi menerima Brevet Kehormata Hiu Kencana, yang disematkan oleh KSAL TNI Laksamana Dr. Marsetio.(Foto: Istimewa)
 
SURABAYA, Berita HUKUM - Setelah menerima Wing Penerbang Kehormatan dari jajaran TNI-AU yang disematkan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara, di Pangkalan Udara Sultan Hasanudin, Makasar, Selasa (14/10) lalu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam pada Sabtu (18/10) pagi menerima Brevet Kehormata Hiu Kencana, yang disematkan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Dr. Marsetio, Markas Komando Armada Timur (Mako Armatim), Ujung, Surabaya.

Penyematan Brevet Hiu Kencana itu disampaikan KSAL Laksamana Dr. Prasetio kepada Seskab Dipo Alam bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Soetardjo, Menteri Perdagangan M. Lutfi, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman, yang telah melakukan penyelaman sekitar 60 menit di Selat Madura, dengan menggunakan KRI Nanggala 402.

“Alhamdulillah, tidak seberat menerbangkan Sukhoi,” kata Seskab Dipo Alam seusai melakukan penyelaman di kedalaman 22 meter dengan kapal berbobot mati 1.300 ton buatan Jerman itu.

Seskab Dipo Alam yang didampingi istrinya Niniek Dipo Alam menyampaikan rasa syukurnya karena dalam waktu yang berdekatan ia telah berhasil memperoleh Wing Penerbang Kehormatan dan Brevet Kehormatan. “Terima kasih atas dukungan seluruh pejabat dan pegawai Sekretariat Kabinet,” ujarnya.

Setelah melakukan penyelaman dengan KRI buatan tahun 1978 itu, Seskab berharap pemerintah segera melakukan modernisasi dan memperbanyak jumlah kapal selam yang ada. “Saat ini hanya ada beberapa kapal selam, sudah lama lagi. Kita membutuhkan setidakya 40 kapal selam untuk mengawal wilayah Nusantara yang sangat luas ini,” katanya.

Ia bersyukur pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilakukan program modernisasi dan memperbanyak alat utama sistem persenjataan (Alutsista), dan berharap pemerintahan mendatang melanjutkan program tersebut. (Setkab/ES/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Setkab
 
  Inilah Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Kabinet Yang Baru
  Seskab Andi Widjajanto Lantik 6 Pejabat Eselon I Sekretariat Kabinet
  Gantikan Edwin Wuisang, Sinta Puspitasari Jadi Kabid Hankam Deputi Polhukam Seskab
  Ada Tambahan dan Perubahan: Sekretariat Kabinet Kini Punya 6 Deputi dan 5 Staf Ahli
  Jabat Seskab, Andi Widjajanto Minta Dipanggil 'Mas AW'
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2