Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Greg Nwokolo
Menpora Roy Suryo Terus Pantau Perkembangan Kasus Greg Nwokolo
Sunday 25 Aug 2013 21:00:10
 

Menpora, Roy Suryo(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM -Tudingan seorang wanita N terhadap pemain naturalisasi asal Nigeria dan juga striker Tim Nas Indonesia Greg Nwokolo, atas upaya percobaan perbuatan asusila dan kekerasan, mendapat tangapan serius dari Menpora Roy Suryo.

Menurut Roy Suryo, apa yang sedang menimpa Greg Nwokolo saat ini, terus di pantau perkembanganya, semoga semua itu hanya fitnah semata, Roy Suryo juga mengingatkan sudah ada bantahan dari adik kandung N, Thata di beberapa media terhadap tuduhan yang di lotarkan N terhadap Greg.

"Kita lihat terus pantau perkembangan statusnya Greg. Saya selaku Mempora tidak mempertanyakan, namun kalau memang itu terbukti benar silahkan di proses secara hukum, namun kalau semua itu fitnah maka saya perintahkan untuk segera di hentikan, dan sudah ada pengakuan dari adik korban itui sendiri, dan tidak benar," ujar Roy Suryo di Putri Duyung Ancol Minggu.

Seperti yang telah di beritakan di beberapa media, bahwa awalnya pada 15 Agustus 2013, pukul 12.00 WIB, korban N menelepon Greg dalam keadaan tersedu meminta dirinya di jemput, N mengaku sedang di rundung masalah dengan sang adik Thata.

Greg pun menyanggupi permintaan N dan menjemput di kosan N di kawasan Radio Dalam sekitar pukul 13.00 WIB. Pukul 14.00 WIB, keduanya makan siang di Kemang.

N menceritakan kepada Greg terkait masalah yang dialaminya, yaitu N yang menyukai kekasih Thata. Greg dan N akhirnya tiba di kediaman Greg di kawasan Cilandak sekitar pukul 16.00 WIB. Greg berupaya untuk mengudang Thata guna menyelesaikan permasalahan, namun Thata menolak tawaran itu.

Sekitar pukul 18.30 WIB, teman N bernama Rani datang ke kediaman Greg atas undangan N. Rani langsung dipersilakan ke lantai dua rumah karena N tengah mandi. Sementara Greg bermain Playstation 3 bersama temannya, Raphael.

Pukul 23.00 WIB, Greg, Raphael, N, dan Rani berbincang bersama di lantai dasar rumah. Keempatnya lalu berangkat menuju kawasan Senayan untuk menghadiri rekan N yang tengah berulang tahun.

Dan pada 16 Agustus 2013, satu jam berada di kawasan Senayan, keempatnya pulang ke Cilandak. Mereka tiba sekitar pukul 02.00 WIB.

"Kami pulang ke rumah dalam keadaan normal dan tidak mabuk," ujar Greg membantah tudingan bila dirinya disebut di bawah pengaruh alkohol. Rani dan N naik ke lantai dua sementara Greg dan Raphael berada di lantai satu kediaman.

10 Menit berselang, Raphael menuju lantai dua menuju ruangannya. Rani terlihat tengah mengisi ulang batere telepon genggam, dan N terbaring di kamar Greg dengan menggunakan kaosnya karena N tidak membawa baju.

Greg meminta N untuk mengambil tasnya di kosannya. Namun N menolak dan menghardik Greg sembari berkata kasar. Mendengar adanya pertengkaran, Raphael keluar kamar. Sekejap kemudian N sudah berganti baju dan berjalan menuju kamar Rani dan mengajak pulang ke kosan.

Saat N dan Rani menuruni anak tangga, Greg melihat gelang miliknya ada di tas N. Greg meminta gelang yang semula dia simpan di lemari baju itu dikembalikan. N pun bereaksi dengan melemparkan gelang tersebut ke arah pintu sambil mengumpat dengan kata-kata kasar.

Akibatnya, gelang tersebut rusak dan Greg meminta N untuk memperbaikinya. Rani dan N pun akhirnya meninggalkan kediaman Greg.

Jumat malam, Greg mendapat telepon dari seorang teman N, Rere. Dia meminta Greg untuk datang ke kosannya di kawasan Kuningan. Sesampainya ditujuan, Greg meunggu Rere di mobilnya. Ternyata Rere turun bersama N. N langsung memasuki mobil Greg dengan nada datar sembari senyum kecut. Namun, Greg memastikan bila kalimat yang dilontarkan N adalah berupa ancaman.

"Kamu lihat hidup kamu seperti apa Senin nanti. Aku hancurin hidup kamu dan Senin kamu dengar dari pengacara saya," ujar Greg menirukan ucapan N.

Greg menampik segala tuduhan yang dilaporkan N terhadap dirinya.

"Itu adalah fitnah untuk menjatuhkan harga diri saya serta menghancurkan karier dan nama baik saya di masyarakat," katanya.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Greg Nwokolo
 
  Menpora Roy Suryo Terus Pantau Perkembangan Kasus Greg Nwokolo
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2