Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    

Menkes Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK
Monday 26 Mar 2012 18:29:59
 

Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih (Foto: Arsipberita.com)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih tidak memenuhi panggilan pemeriksa alias mangkir. Padahal, yang bersangkutan sudah dijadwalkan untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan reagen and consumable penanganan wabah flu burung pada 2007.

"Benar, hari ini yang bersangkutan (Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih) sedang sakit. Jadi pemeriksaannya batal untuk dilakukan. Nanti kami panggil lagi minggu depan,” kata Karo KPK Johan Budi kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, Senin (26/3).

Menurut dia, dengan tidak hadirnya saksi Endang Rahayu ini, KPK sudah pasti akan memanggilnya kembali. Hal ini sangat diperlukan untuk melengkapi berkas tersangka kasus tersebut, yakni Ratna Dewi Umar. ""Bu Endang diperiksa dengan kapasitasnya sebagai Kepala Balitbang Biomedis dan Farmasi saat kasus ini terjadi," kata Johan.

Untuk diketahui, pada kasus dugaan korupsi pengadaan reagen and consumable penanganan wabah flu burung pada 2007 ini, KPK telah menetapkan Direktur Bina Pelayanan Medik Depkes pada 2007, Ratna Dewi Umar sebagai tersangka. KPK menduga telah terjadi penggelembungan harga sehingga merugikan keuangan negara mencapai Rp 52 miliar. Namun, hingga kini tersangka belum juga ditahan.(bhc/spr)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2