Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Pembunuhan
Mayat Bertatto Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan di Serpong
2016-07-26 20:01:03
 

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Polres Tangerang Selatan diback up Ditreskrimum Polda Metro Jaya, menelusuri tewasnya seorang pria bertatto tanpa identitas dengan kondisi mengenaskan di Kebun Pisang Makam Nangka Ciater, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan. Pada saat ditemukan, kepala mayat yang belum diketahui identitasnya itu ditutupi plastik, karung, dan diikat kain sarung kotak-kotak yang terbakar. Diduga mayat itu merupakan korban pembunuhan.

"Ciri-cirinya dia memiliki tato di lengan kanan dan dipunggung kiri. Pakai kalung rantai, kaos dalam putih dan jeans biru," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, Selasa (26/7).

Korban diperkirakan berusia 30-40 tahun dengan tinggi 165 dan kulit kuning. Potongan rambutnya pendek dengan kuku tangan yang panjang.

"Saat ditemukan, posisi dalam keadaan telungkup, kepalanya ditutup plastik, karung dan diikat dengan kain sarung. Korban diduga dibakar, namun yang terbakar hanya sarungnya. Ada luka di bagian muka kepala," papar Kabid Humas.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi atas nama Nisan (60) dan Amsir (65) di lokasi.

"Menurut keterangan saksi pada saat berteduh di kebun pisang, mereka melihat daun pohon pisang bekas kebakar. Kemudian, ketika dicek ternyata ada benda seperti boneka. Setelah diamati ternyata ada mayat dalam keadaan telungkup dan terbungkus kain sarung yang telah terbakar," ungkap Awi.

Kemudian, saksi melaporkan penemuan itu kepada saksi H Niman dan dilanjutkan laporan ke Bhabinkamtibmas Serpong.

"Menurut keterangan pemilik warung sekitar TKP, dirinya tidak mendengar sesuatu pada malam hari hingga pagi hari. Ia mengetahui adanya mayat setelah jam 08.00 WIB, saat warga pada berkumpul," ujarnya.

Sebagai informasi, kondisi tubuh dan kepala korban begitu mengenaskan. Di jidatnya terdapat luka besar, begitu pula di mata kirinya. Kemudian ada pula lubang di dagu kiri dan luka pada kepala belakang.

Aparat kepolisian mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP, kemudian koordinasi dengan para penyidik untuk tentukan arah penyelidikan guna ungkap perkara.(bh/as)




 
   Berita Terkait > Pembunuhan
 
  Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
  Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
  Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
  Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
  Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2