Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
PEKAT IB
Markoni Koto Berharap Tidak Usah Ada Lagi Kritikan Setelah BG Dilantik Wakapolri
Thursday 23 Apr 2015 00:17:28
 

Markoni Koto, Ketua Umum Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB).(Foto: BH/bar)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti (BH) dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) seminggu yang lalu untuk menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), dan Kapolri Badrodin Haiti hari ini melantik Komisaris Jenderal Pol. Drs. Budi Gunawan (BG) sebagai Wakapolri. Pelantikan tersebut dilakukan secara sederhana, dan tertutup untuk media di ruang rapat Kapolri di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan pada, Rabu (23/4).

Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB), Markoni Koto meminta kepada seluruh para elit dan pengamat untuk tidak membesarkan-besarkan masalah pelantikan tersebut. Karena menurutnya, sebagai anak-anak bangsa di negeri ini, kita seharusnya menghormati apapun keputusan Presiden yang juga sebagai kepala Negara.

“Kita kan sebagai anak bangsa, sebagai ormas berarti mengacu kepada bangsa dan Negara. Kalau itu yang terbaik yang dilakukan oleh presiden kita sebagai kepala Negara itu harus di hormati,” ujarnya di Jakarta pada, Rabu (23/4).

Markoni pun sangat khawatir bila kritik terhadap Presiden terus dilontarkan akan membuat bangsa Indonesia menjadi terpecah belah. Oleh sebabnya, dia pun meminta, sebagai anak bangsa juga sudah seharusnya turut serta dalam melakukan penguatan-penguatan instansi negara, dengan melalui kajian-kajian yang baik dalam hal mendukung kinerja Pemerintah.

“Jadi kita juga sebagai anak bangsa, mari kita memperkuat seluruh institusi, seluruh lembaga negara, karena zamannya sudah berbeda,” tandasnya.(bh/bar)



 
   Berita Terkait > PEKAT IB
 
  Jelang Pilkada Serentak, PEKAT IB Siap Kawal Kotak Suara Hingga ke KPU
  Terkait Capim KPK, Kalangan Kejaksaan, TNI, Polri Integritas Dirinya Sudah Terbangun
  Markoni Koto Berharap Tidak Usah Ada Lagi Kritikan Setelah BG Dilantik Wakapolri
  Markoni Koto: Pelimpahan Penanganan Kasus Komjen BG Kepada Kejagung Sudah Tepat
  PEKAT Tidak Yakin Komjen Budi Gunawan Korupsi
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2