Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Media Sosial Facebook
Mark Zuckerberg Tiba di Indonesia Langsung ke Borobudur
Sunday 12 Oct 2014 14:06:15
 

Mark Zuckerberg salah seorang anak muda terkaya di Dunia.(Foto: Istimewa)
 
MAGELANG, Berita HUKUM - Mark Zuckerberg kini berada di Indonesia, dan Ia langsung mengunjungi candi Borobudur di saat matahari terbit hari Minggu ini. Mark Zuckerberg adalah pengusaha programmer komputer dan internet Amerika. Ia terkenal sebagai salah satu dari lima pendiri situs jejaring sosial Facebook dan kekayaan pribadinya, pada Juli 2014, diperkirakan $ 33.100.000.000.

Mark Elliot Zuckerberg (30) pria kelahiran White Plains, New York, Amerika Serikat ini langsung mengupdate pada media sosial akun Facebook miliknya saat di candi Borobudur, akun facebook dengan 30,331,659 Followers, mengunggah foto dirinya dan menulis status..

"Aku baru saja tiba di Indonesia dan mendaki Borobudur untuk menyaksikan matahari terbit. Besok untuk Internet.org Aku tak sabar untuk bertemu dengan pengembang, mitra operator dan pemimpin pemerintahan di Jakarta," tulisnya, Minggu (12/10).

Pada foto yang tampak di jepret dari belakang tersebut, Mark terlihat menggunakan kaos abu-abu dan celana pendek hitam, ia sedang duduk bersila menghadap salah satu stupa dan menikmati pemandangan Matahari terbit.

Dari pantauan akun facebooknya Mark Zuckerberg kini terdapat 88,462 people menyukai statusnya, dengan 4,958 shares serta 72 orang memberikan komentar hingga berita ini ditayangkan.

Pemilik laman paling banyak dikunjungi di Indonesia itu akan menuju Jakarta untuk menghadiri Internet.org, Senin esok.

Acara ini diselenggarakan untuk mengatasi hambatan dalam infrastruktur fisik seperti masalah data internet dan konten bahasa lokal di banyak negara berkembang, seperti yang ditulis Zuckerberg.

Ia juga menjelaskan akan bermitra dengan operator untuk menyediakan layanan dasar gratis, termasuk alat untuk kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan komunikasi di beberapa negara, dimulai dengan Indonesia, Filipina, Tanzania, Paraguay, dan Zambia.(ella/ant/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Media Sosial Facebook
 
  Wahh, Facebook Ratings 'Jeblok' dan Terancam Didepak dari Play Store
  Bocor Lagi, 533 Juta Nomor Ponsel dan Informasi Data Pengguna Facebook Dicuri
  Facebook Didenda Rp70 Triliun terkait Pelanggaran Privasi Data
  Jelang Hari Pencoblosan, Facebook Luncurkan Fitur Info Kandidat Pemilu 2019
  AS Gugat Facebook Gara-gara Skandal Cambridge Analytica
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2