Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
PDIP
Malam Penghargaan Taruna Merah Putih
Tuesday 29 Oct 2013 14:01:01
 

Acara malam penganugerahan Taruna Merah Putih Award 2013, di kantor DPP PDI - Perjuangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengadakan acara malam penganugerahan Taruna Merah Putih Award 2013 sebagai moment dalam memaknai hakekat hari Sumpah Pemuda Republik Indonesia yang jatuh setiap pada tanggal 28 Oktober.

Acara yang berlangsung di kantor DPP PDI - Perjuangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, bagi pemuda pemudi Indonesia yang berprestasi dibidangnya masing-masing, baik dari disainer, olah ragawan, wartawan dan lainnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Taruna Muda Indonesia, Maurara Sirait, yang memberikan hadiah kepada para pemuda yang dianggap telah berprestasi dibidangya masing-masing, diantaranya atlit muda pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia M. Ikhsan dan Hendra, yang dinomasikan oleh tokoh muda olah raga Nasional, Erik Tohir.

Menurut Erik yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, bukanya bermaksud riak' bila selama ini dirinya suka dengan media dan oleh raga, karena fokus kerja keras dan selalu berada pada track rekecord jadi orang semakin percaya kepada dirinya.

"Dan pribadi, saya ingin kita sebagai bangsa dapat sejajar dengn bangsa lain, ketika ada kesempatan keluar negeri, maaf karna bangsa kita kurang dipandang, kita sudah mendapat efek kurang baik dan sudah satu generasi muda mindiri dan siap bersaing dan kita salah diri kita sendiri, semoga banyak individu lain Indonesia bisa bangkit dan merah putih bisa berkibar kembali," ujar Erik Tohir, di Gedung DPP-PDI Perjuangan Lenteng Agung Jakarta Selatan.

Dijelasknya 2 atlit kebangaan kita Aksan dan Hendra, pada awalnya saya sempat gagal dapat emas saat memimpin mereka, namun saya berusaha berlaku baik, namun gagal dan saya mengundurkan diri dan meminta maaf.

Kedua atlit tersebut diberikan sumbangan berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta rupiah, dalam acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran artis Edo Kondolongit, yang menyayikan lagu Bongkar dari Iwan Fals bersama ratusan tamu undangan yang hadir.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > PDIP
 
  Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
  PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
  Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
  Pengamat: Megawati Tak Gentar, Anggap Kasus Hasto Kristiyanto Cuma Angin Sepoi-sepoi, Bukan Badai
  Ada yang Ingin Dongkel Megawati dari Kursi Ketua Umum saat Kongres 2025, PDIP: Sudah Ada Tanda-tanda
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2