Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Manusia Purba
Makam Kuno Bangsa Maya Ditemukan di Guatemala
Saturday 27 Oct 2012 09:29:55
 

Makam kuno yang ditemukan oleh para peneliti (Foto: Ist)
 
GUATEMALA, Berita HUKUM - Salah satu makam tertua peninggalan perabadan Maya ditemukan di Guatemala.

Makam itu terletak di dalam komplek situs candi di provinsi Retalhuleu, makam tersebut diduga kuburan seorang penguasa atau pemimpin agama yang hidup sekitar 2.000 tahun yang lalu.

Hasil penelitian karbon menunjukkan bahwa kuburan kuno itu dibangun sekitar 400-700 sebelum Masehi (SM), kata pimpinan tim arkeolog Guatemala, Miguel Orrego.

Di dalam kuburan tersebut, tim arkeolog menemukan sejumlah perhiasan seperti kalung yang menggambarkan sosok manusia dan burung pemakan bangkai.

Keberadaan simbol kepala burung pemakan bangkai itu, menurut tim peneliti, menunjukkan status sosial orang yang dikuburkan dalam makam itu.

Dalam peradaban Maya, simbol seperti itu biasanya diberikan kepada tokoh berpengaruh yang dihormati oleh masyarakat di wilayah komplek candi.

Walaupun demikian, para ilmuwan tidak menemukan tulang-belulang di kuburan yang terletak di situs Ab'aj Tak'alik, sekitar 180 km dari Guatemala City tersebut. Diduga tulang-belulang itu telah hancur digerus waktu.

Budaya Olmec-Maya

Para ilmuwan memberi nama kuburan itu dengan sebutan K'utz Chman, yang artinya tetuah para burung pemakan bangkai.

"Dia adalah seorang pemimpin besar", kata Orrego. "Dia menjembatani jurang pemisah antara budaya Olmec dan budaya Maya di Amerika Tengah."

Sang pemimpin ini, sambung Irrego, barangkali merupakan orang pertama yang memperkenalkan unsur-unsur yang kemudian menjadi ciri khas dari budaya Maya, seperti bangunan piramida dan ukiran patung yang menggambarkan keluarga kerajaan, demikian laporan kantor berita Reuters mengutip kalangan sejarawan.

Kerajaan Olmec mulai memudar di sekitar 400 SM, sedangkan peradaban Maya mulai tumbuh dan berkembang, kata Christa Schieber, salah seorang arkeolog yang terlibat dalam penelitian di situs tersebut.

Bangsa Maya kemudian menguasai dan memgembangkan peradabannya di sebagian besar wilayah Amerika Tengah antara 250-800 setelah Masehi.

Peradaban Maya moderen kemudian sempat berkembang di wilayah yang sekarang terletak di Honduras dan kawasan tengah Meksiko.(bbc/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Manusia Purba
 
  Fosil 'Manusia Pertama' Ditemukan di Ethiopia
  Manusia Purba di Flores Ditemukan Mengecil
  Makam Kuno Bangsa Maya Ditemukan di Guatemala
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2