Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Dosen
Mahasiswa dan Dosen Dukung KPK
Wednesday 28 Jan 2015 02:55:56
 

Ilustrasi. Spanduk 'Save KPK' di depan gedung KPK Jakarta. Jumat (23/1).(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia berkumpul di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Selasa (27/1) siang. Aksi damai ini, merupakan bentuk dukungan bagi KPK dalam pemberantasan korupsi dan melawan pelemahan serta kriminalisasi yang dihadapi.

Koordinator aksi, Lutfan Darmawan mengatakan, aksi damai mendukung KPK ini dilatari oleh kejanggalan demi kejanggalan dan upaya kriminalisasi terhadap dua komisioner KPK. “Padahal, KPK adalah lokomotif utama dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Dan KPK-lah yang kini mampu menunjukkan kinerja dan hasil akhir yang signifikan,” katanya.

Sementara itu, siang harinya giliran Forum Dekan Fakultas Hukum Peduli Pemberantasan Korupsi yang menyambangi KPK untuk menyampaikan dukungan terhadap KPK. Enam orang perwakilan dekan diterima dua komisioner KPK, yakni Abraham Samad dan Zulkarnain.

Dalam kesempatan itu, Abraham mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan dukungan para akademisi. “KPK berterima kasih, semoga kami bisa tetap menjaga profesionalitas dalam penegakan hukum,” katanya.

Salah seorang perwakilan, Amzulian Rifai yang juga dekan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Palembang menyatakan keprihatinannya sekaligus mendukung segala kiprah KPK. “Dari lubuk hati kami yang paling dalam, kami mendukung KPK,” katanya.

Selain itu, Forum Dekan juga menilai bahwa peristiwa yang saat ini terjadi merupakan pengalihan isu yang seolah-olah diarahkan menjadi konflik antara KPK dan Polri. Karena itu, “Segala bentuk penyalahgunaan otoritas oleh tersangka korupsi harus dicegah,” katanya.

Selain Amzulian, sejumlah dekan lainnya yang hadir, antara lain Dekan FH Universitas Indonesia Topo Santoso, Dekan FH Universitas Airlangga M. Zaidun, Dekan FH Universitas Andalas Zainul Daulay, Dekan FH Universitas Tarumanegara Ahmad Sudiro dan Dekan FH Universitas Hanasuddin Farida Patitingi.(kpk/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Dosen
 
  Amal Said resmi dipecat sebagai dosen UIM usai ludahi kasir swalayan
  Profesi Dosen Perlu Diatur dalam UU Tersendiri
  DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Datangkan 200 Dosen Asing
  Guru Korban Kriminalisasi Uji Materi UU Guru dan Dosen
  Wisuda ke-52 Unindra, Rasio Mahasiswa dan Dosen Sudah Penuhi Ketentuan
 
ads1

  Berita Utama
Sebut Tindakan Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Tual Diluar Perikemanusiaan, Yusril: Harus Diproses Etik dan Pidana

Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

 

ads2

  Berita Terkini
 
Sebut Tindakan Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Tual Diluar Perikemanusiaan, Yusril: Harus Diproses Etik dan Pidana

Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2