Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Luhut Binsar Panjaitan
Luhut Binsar Panjaitan: Kami Sampaikan Kritik Kepada SBY
Friday 15 Mar 2013 12:05:12
 

Luhut Binsar Panjaitan.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - "Pemerataan di Indonesia selama ini belum berkembang, dan kedepannya hal ini yang harus kita kembangkan," Demikian pernyataan dari Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dalam wawancara di program Primetime News Metro TV, Jakarta, Kamis (14/3) malam yang mengangkat 2 bertema yaitu "Rangkul Jenderal, Kudeta Ditangkal" dan "Manuver Politik Para Jenderal".

Untuk itu, katanya, perubahan Hilirisasi merupakan sebuah kebijakan yang sangat bagus, karena hal itu akan menambah lapangan kerja, menambahkan investasi, dan inilah yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan akan membuat pemerataan dan mensejahterakan rakyat banyak.

Untuk itu, dalam memajukan sebuah pertumbuhan ekonomi yang diperlukan adalah spirit, karena spirit merupakan acuan dalam meningkatkan rasa kepercayaan diri dalam mengembangkan ekonomi bangsa.

Di kesempatan yang sama juga diungkap soal pertemuan 7 mantan Jenderal TNI AD dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu (13/3) lalu tentang apakah yang dibicarakan dan apakah pembahasan yang diungkapkan di pertemuan itu.

Pria kelahiran 28 September 1947 itu mengungkapkan bahwa, "Pembicaraan kami dengan Pak Presiden sangat bersahabat dan, kami menyampaikan kritik-kritik kami secara santun dan hal itu menurut kami sangat penting, karena kalau kita tidak berbudaya politik dan santun maka saya pikir tidak sehat itu," ujarnya.

Terkait dengan penggulingan pemerintahan SBY, ia menjelasakan bahwa, Pak SBY mengatakan banyak manuver-manuver politik yang mengatakan bahwa Presiden jangan sampai 2014. " Dan menurut saya tidak elit itu, selesaikan saja masa jabatannya sampai 2014 nanti. Dan kalau ada yang mau jadi presiden 2014 nanti, ya siapin diri saja gitu," ungkapnya.

Namun, Apakah wajar kalau masyarakat menilai kalau ini merupakan suatu bentuk bagian dari upaya SBY untuk menunjukkan kalau ia mendapatkan dukungan dari para jenderal-jenderal?

"Ya, kalau itu menurut saya, sah-sah saja. Karena pertemuan saya dengan pak SBY itu saya yang minta bersama 6 teman Jenderal saya. Dan kemarin itu saya bertemu sekitar 2 jam 10 menit dan itu saya yang minta pak Sudi untuk mengaturnya," pungkasnya.(bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Luhut Binsar Panjaitan
 
  Luhut Binsar Panjaitan: Kami Sampaikan Kritik Kepada SBY
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2