Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Libya
Libya Minta Niger Ekstradisi Saadi Khadafi
Tuesday 15 Nov 2011 15:01:21
 

Saadi Khadafi (Foto: AFP Photo)
 
TRIPOLI (BeritaHUKUM.com) – Pemerintahan sementara Libya meminta Niger untuk mempertimbangkan kebijakan pemberian suaka kepada putra Muammar Khadafi, Saadi Khadafi. Keputusan Niger memberikan suaka itu sebagai keputusan yang tidak dapat dibenarkan dan didasari rasa permusuhan.

Wakil Ketua Dewan Transisi Nasional (TNC) Abdel Hafidh Ghoga mengatakan, pemulangan Saadi akan sangat berpengaruh terhadap suasana hubungan antara Libya dan Niger. Kebijakan pemberian suaka kepada pelaku kejahatan merupakan tidak tidak adil bagi rakyat Libya.

"Niger seharusnya tidak memberikan suaka bagi pelaku kejahatan kriminal. Kami meminta Niger untuk mengkaji lagi keputusan yang tidak adil ini," kata Ghoga yang juga menjabat sebagai juru bicara pemerintah, seperti dikutip BBC, Selasa (15/11).

Sebelumnya Presiden Niger, Mahamadou Issoufou pada Jumat (11/11) lalu, mengakui bahwa pemerintahannya mengabulkan permohonan suaka Saadi Khadafi, karena alasan kemanusiaan.

Perdana Menteri Niger, Brigi Rafini pun menyatakan bahwa mereka tidak akan mengekstradisi Saadi, kecuali jika pemerintah Libya bisa menyakinkannya akan ada proses pengadilan yang berimbang terhadap putra Khadafi itu.

Saadi yang kini berusia 38 tahun diperkirakan melarikan diri dari Libya menuju Niger pada Agustus lalu, saat Tripoli jatuh ke tangan pemberontak dan mengakhiri kekuasaan ayahnya, Muammar Khadafi selama 42 tahun di negara itu.

Pemerintah Libia mengatakan jika Saadi bisa dipulangkan ke negara asalnya maka mereka akan mendakwanya atas sejumlah kasus dan salah satunya adalah kasus kejahatan yang dilakukan saat dia mempimpin Federasi Sepakbola Libya.(bbc/sya)



 
   Berita Terkait > Libya
 
  Libya Hadapi Fase Kritis Setelah Berakhirnya Perang Saudara
  Aliansi Milisi Ambil Alih Bandara Tripol
  Bentrok di Benghazi, Libia, 38 Tewas
  Konflik Serius Terjadi di Parlemen Libia
  PM Libia Turun Karena Serangan Milisi
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2