Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Legalize Marijuana
Legalisasi Ganja Washington dan Colorado
Monday 19 Nov 2012 12:21:55
 

Seorang pengasuh mengambil keluar tunas ganja untuk seorang pasien di sebuah apotik di Denver.(Foto: latimes.com)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Awal bulan ini, sebelum Amerika Serikat (AS) melangsungkan pemilu presiden, negara bagian Washington dan Colorado juga melakukan voting terhadap legalisasi kepemilikan ganja skala kecil untuk keperluan pribadi.

Selama ini, AS sudah menyatakan perang terhadap segala jenis narkotika dan obat-obatan terlarang, salah satunya adalah tanaman yang bisa membuat orang teler tersebut. Tentu saja, rencana ini membuat kehebohan di antara warga AS.

Tapi hal ini dilakukan dengan serius dan akhirnya kesepakatan pun diambil, ganja boleh diperdagangkan di negara bagian Washington dan Colorado dengan catatan untuk keperluan medis. Nah, bagi investor atau siapa pun yang ingin mengambil untung dari aturan baru ini, sekarang lah saat yang tepat untuk mulai bergerak.

Salah satunya adalah target pasar baru serta bisnis baru yang dimulai dari nol, yaitu berjualan mariyuana alias ganja. Tapi, seberapa besar pasar ganja ini dan kira-kira bisa bertahan berapa lama?.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh CNBC, setiap tahunnya pergerakan di industri ganja ini melibatkan uang US$ 40 miliar (Rp 360 triliun) setiap tahunnya, dengan potensi pertumbuhan hingga US$ 100 miliar (Rp 900 triliun) pasca legalisasi.

Memang angkanya masih jauh di bawah bir (US$ 99 miliar), tembakau (US$ 71 miliar), minuman keras (US$ 61 miliar). Tapi lebih tinggi daripada minuman anggur alias wine (US$ 27 miliar).

Lalu, apa arti angka-angka ini bagi para investor yang siap mendulang uang melalui industri ganja ini?, Simak beberapa langkah ini, seperti yang dikutip dari Daily Finance, pada Senin 19/11.

1. Jangan Terlalu Banyak Berpikir, Segera Bertindak

Lupakan saran para analis yang memberitahu anda bahwa sekarang saat yang tepat untuk beli saham PepsiCo (PEP) atau Yum! Brands (YUM), dalam rangka mengantisipasi makin banyaknya remaja yang mengkonsumsi Cheetos dan mengantri di restoran Taco Bell.

Bukan tidak mungkin, konsumsi junk food akan meningkat seiring dengan naiknya penggunaan ganja di AS. Tapi itu hanya sebatas perkiraan saja. Masih banyak keuntungan yang bisa didapat dengan legalnya peredaran ganja tersebut, salah satunya segera koleksi saham-saham yang akan diuntungkan.

2. Muncul berbagai perlengkapan baru

Mengisap ganja melalui kaleng bir bekas, sudah ketinggalan zaman. Dengan legalnya peredaran ganja, maka makin banyak produsen alat penghisap ganja mengeluarkan produknya yang serba kreatif.

Akan banyak bermunculan bong dan pipa yang bisa digunakan untuk menghisap ganja, bahkan mungkin akan sampai dijual dengan bebas di situs seperti Craigslist dan eBay. Ini mungkin baru tahap awal.

Jika trendnya terus berlanjut, maka bukan tidak mungkin pemain besar seperti Amazon.com dan CVS nantinya akan menyediakan berbagai peralatan untuk menghisap ganja.

3. Sistem pembayaran yang berkembang

Transaksi jual-beli di pasar ganja saat ini masih menggunakan uang tunai. Tapi, seiring dengan berkembangnya pasar, bisa dipastikan banyak pemain besar di industri keuangan yang ingin ambil bagian.

Dengan berinvestasi di saham eBay, anda bisa meraup keuntungan jika nanti para penjual ganja ini mulai memakai PayPal dalam setiap transaksinya. Lagipula, PayPal itu kan dimiliki eBay, jadi dua keuntungan di satu saham.

Dan bagi pelanggan yang tidak sempat pergi ke ATM untuk mengambil uang tunai, maka biasanya akan menggunakan pembayaran apalagi kalau bukan kartu kredit. Bisa jadi, MasterCard dan Visa sedang melakukan kajian untuk masuk ke pasar ini.

4. Kesempatan kedua untuk sukses

Seiring dengan legalnya ganja di AS, maka popularitasnya pun akan semakin terangkat. Sementara, sejak beberapa tahun lalu, jumlah perokok tembakau di AS sudah mulai turun. Ini merupakan kabar buruk bagi produsen rokok, seperti Reynolds American dan Altria.

Akan tetapi, legalnya ganja bisa menjadi kesempatan kedua bagi para produsen rokok dengan cara mendiversifikasi produknya. Reynolds pernah memberikan pernyataan, "Kami tidak masuk dalam bisnis ganja, tidak sampai kapan pun." (Tentunya sebelum ganja dilegalkan 6 November lalu). Sementara Altria, membuka kemungkinan ke arah itu, "Kami tidak pernah memprediksi bisnis seperti apa yang akan kami jalankan ke depan," ujarnya.

Pantauan pewarta Bahlkm Idustri Cannabis Sains ™ memasuki industri farmasi cannabinoid. Kemajuan terbaru dalam ilmu pengetahuan telah membuka pintu untuk mengembangkan, memproduksi, dan mengkomersialkan, berbagai seluruh tanaman yang efektif cannabinoid produk farmasi berbasis dengan berbagai aplikasi penting.

Meskipun ganja telah digunakan medicinally selama ribuan tahun, sampai sangat baru-baru sedikit yang diketahui tentang bagaimana benar-benar bekerja. Beberapa penggunaan ganja yang terkenal, seperti mengurangi mual dan merangsang nafsu makan bagi penderita HIV / AIDS dan kanker.

Terkenal lainnya menggunakan termasuk sakit kronis, dan mengurangi kejang otot yang berhubungan dengan gangguan neuromuskuler seperti cedera tulang MS dan tulang belakang. Beberapa menggunakan saat yang kurang dipahami, seperti efektivitas dalam mengurangi gangguan autoimun tertentu seperti Penyakit Crohn.

Ilmu Cannabis akan mengembangkan cara yang lebih efektif untuk memproduksi dan mengkomersialkan produksi cannabinoid seluruh tanaman berbasis produk farmasi. Bahkan saat ini menggunakan ganja baru sedang ditemukan, seperti penemuan terbaru bahwa persiapan ganja topikal bisa efektif melawan MRSA, yang resisten antibiotik mematikan makan daging penyakit. Aplikasi topikal lainnya, yang sebagian besar adalah non-psikoaktif, akan menargetkan nyeri lokal, seperti radang sendi, dan luka bakar, tetapi juga nyeri neuropatik, yang ada pengobatan yang efektif sedikit. perusahaan saham sudah go Publik di Pasar Bursa International NASD, OTCBB : CBIS untuk para investor.(df/atf/bhc/put)



 
   Berita Terkait > Legalize Marijuana
 
  Senat Uruguay Legalkan Konsumsi Ganja
  DPR Uruguay Legalisasi Penggunaan Ganja
  Mungkinkah Indonesia Melegalisasi Ganja?
  Legalisasi Ganja Washington dan Colorado
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2