Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Nigeria
Ledakan di Nigeria Tewaskan 70 Jiwa Lebih
Tuesday 15 Apr 2014 06:38:17
 

Serangan terjadi ketika orang-orang sedang siap naik ke dalam bus dan taksi untuk menuju Abuja. Ledakan juga menyebabkan sekitar 30 kenderaan bermotor terbakar.(Foto: Istimewa)
 
NIGERIA, Berita HUKUM - Lebih dari 70 orang tewas dalam dua ledakan yang menghantam terminal bus yang padat di pinggiran ibukota Nigeria, Abuja. Tuduhan langsung diarahkan kepada kelompok militan Islam, Boko Haram, yang sebelumnya melancarkan serangan di Abuja.

Ketua Badan Bantuan Darurat Abuja, Abbas Idris, mengatakan kepada BBC sejauh ini 71 orang tewas dan 124 lainnya cedera.

Seorang juru bicara kepolisian juga menyebutkan jumlah korban jiwa yang sama dengan menambahkan 16 bus dan 24 bus mini hancur akibat serangan.

Beberapa ledakan kecil di tempat kejadian terdengar yang bersumber dari tanki bensin kenderaan bermotor yang terbakar.

Serangan ini terjadi ketika orang-orang sedang siap naik ke dalam bus dan taksi untuk berangkat kerja di Abuja.

Sejumlah ambulans dikerahkan untuk membawa korban jiwa dan cedera ke rumah sakit. Serangan di stasiun bus Nyanya, sekitar 16km dari pusat kota Abuja itu, menyebabkan lobang sedalam 1,2 meter.

Kelompok Boko Haram -yang berdiri tahun 2002 dan memperjuangkan berdirinya negara Islam di Nigeria- biasanya melancarkan serangan di kawasan Timur laut negara itu namun juga pernah menyerang Abuja, antara lain atas gedung PBB tahun 2011.

Masih belum ada pernyataan dari Boko Haram terkait serangan di Nyanya ini namun terminal bus biasanya merupakan salah satu sasaran Boko Haram.

Maret 2013, kelompok militan itu menyerang terminal bus utama di Kano, kota terbesar kedua di Nigeria, dan menewaskan 25 orang.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Nigeria
 
  'Kebrutalan Polisi' di Nigeria: Kemarahan Rakyat atas Penembakan Demonstran Berkembang Jadi Kerusuhan
  Korban Ledakan Gas di Nigeria Terus Bertambah
  Serangan Bom Saat Bulan Puasa di Nigeria, 44 Tewas
  Puluhan Warga Nigeria Ditembak Mati Setelah Sholat
  Militer Nigeria Bebaskan 234 Perempuan yang Diculik Boko Haram
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2