Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Lapangan Kerja
Lapangan Pekerjaan dan Sejumlah Isu Penting Diusulkan Jadi Agenda Panel Tingkat Tinggi PBB di Bali
Wednesday 27 Mar 2013 18:05:17
 

Forum Global CSOs Forum on Pos 2015 (Foto : Ist)
 
NUSA DUA, Berita HUKUM - Jaminan terhadap pekerjaan yang layak bagi setiap warga dunia, menjadi salah satu isu yang akan dibawa Global CSOs Forum on Post-2015 Development Agenda (Pertemuan Global Organisasi-Organisasi Masyarakat Sipil Sedunia) ke Hight Level Panel (HLP) PBB yang akan dilangsungkan Senin (25 Maret 2013) di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali. Global CSOs Forum mengeluarkan pernyataan tersebut, Minggu (25/3) di Nusa Dua, Bali setelah melakukan pertemuan selama dua hari.

Isu lain yang akan dibawa ke forum HLP yang akan dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Liberia Liberia Ellen Johnson Sirleaf, adalah tuntutan untuk melibatkan peran serta masyarakat secara luas untuk membangun masa depan dunia yang lebih baik. Forum CSOs itu menyatakan, “Dunia yang adil, damai, berkelanjutan, di mana setiap warga dunia merasa aman, dan menikmati hak-hak dasarnya sebagai manusia termasuk mempertahankan martabat serta menikmati kehidupan yang baik akan kami desakkan menjadi agenda HLP.”

Dalam rangka itu, harus disiapkan rencana-rencana yang menjamin adanya pekerjaan yang layak bagi seluruh warga dunia, termasuk perlindungan sosial yang bersifat universal, akses terhadap sumber daya alam dan energi, dan persamaan gender, khususnya bagi kelompok perempuan dan kesehatan reproduksi. “Segala upaya dan perencanaan untuk mencapai tujuan-tujuan global tersebut harus melibatkan masyarakat secara luas dan dari segala tingkatan, termasuk masyarakat adat, kelompok minoritas, anak-anak yatim piatu, kaum lanjut usia dan kelompok-kelompok rentan yang diakibatkan masalah konflik, diskriminasi, dan stigma,” demikian komunike bersama CSOs terseut.

Global CSOs Forum on Post-2015 Development Agenda (Pertemuan Global Organisasi-Organisasi Masyarakat Sipil Sedunia) diselenggarakan untuk menyusun masukan-masukan bagi pembangunan masyarakat dunia, dalam pertemuan High Level Panel (HLP) of Eminent Person, Agenda Pembangunan Pasca 2015 di Nusa Dua, 25 hingga 27 Maret mendatang. HLP adalah panel yang menjalankan konsultasi-konsultasi publik untuk agenda pembangunan pasca Millenium Development Goals (MDGs). Pertemuan HLP akan dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, yang ditunjuk Sekjen PBB Ban Ki-moon sebagai pimpinan HLP.

Tuan rumah konferensi pendahuluan ini adalah Koalisi CSO Indonesia untuk Agenda Pembangunan Pasca 2015 dan Asia Working Group Post-2015 Development Agenda. Koalisi CSO Indonesia dibentuk oleh seratusan lembaga swadaya masyarakat (LSM). (bhc/rat)



 
   Berita Terkait > Lapangan Kerja
 
  Sandiaga Janji Ciptakan 15 Juta Lapangan Kerja Baru
  Legislator Tagih Pemerintah Janji 10 Juta Lapangan Pekerjaan
  Bentrok Ormas karena Minimnya Lapangan Kerja
  ICRA 2013: Perkuat Wirausaha Lokal untuk Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
  Lapangan Pekerjaan dan Sejumlah Isu Penting Diusulkan Jadi Agenda Panel Tingkat Tinggi PBB di Bali
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2