JAKARTA , Berita HUKUM - Insiden Tabrakan antara Kereta Api (KRL) Comuniter Line Bintaro kearah Tanah Abang Jakarta, dengan mobil Truk Tangki muatan isi BBM 24.000 liter, dimana sebelumnya diberitakan adalah kecelakaan mobil truk Gas Elpiji dan KRL dipintu perlintasan Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (9/12).
Kejadian bermula dari keterangan beberapa saksi yang melihat peristiwa insiden kejadian tabrakan tersebut dikarenakan, penggendara mobil truk tanki BBM melintasi rel kereta api, dan saat itu juga KRL melintasi perlintasan Pesanggrahan, dan terjadilah tabrakan yang luar biasa, yang menyebabkan kereta (KRL) terguling, terbalik ke arah kanan sekitar 45 derajat.
Saksi Doni, yang melihat kejadian tersebut, berada 50 meter dari TKP (tempat kejadian peristiwa), kejadian dikarenakan truk tanki muatan BBM tidak dapat menghindar dari kereta api yang melintas.
"kalau tidak salah truk tanki berbeban muatan berat ini menerobos pintu rel kereta dan truk berjalan dengan lambat, karena beban muatan banyak, dan keretapun menabrak, dimana kereta mengarah ke tanah abang, karena posisi saya pada saat itu sekitar 50 meter dari kejadian," Terang Doni yang berada di TKP.
Dari penuturan korban yang selamat dari gerbong VIII, Doni (30) yang saat itu mau menuju stasiun Tanah Abang dari Bintaro menuturkan pada pewarta. Insiden ini terjadi, sehingga menyebabkan para penumpang berhamburan, sehingga sampai ada yang berjatuhan dan terinjak-injak karena panik.
"Para penumpang yang digerbong 8 terlihat kondisi tidak begitu nyaman, dan terjadilah semrawut antar penumpang, sehingga memaksa membuka pintu, ada juga yang pecahkan kaca, setidaknya para korban yang lari luntang-lantung menjadi terinjak-injak, karena merasa kuatir, dan takut, saya sendiri melihat ibu-ibu dan anak-anak ada yang berjatuhan dan terinjak, hingga luka memar, karena di lihat kondisi gerbong 7 sudah terbakar dan banyak kepulan asap," ujarnya menyampaikan pada pewarta saat disekitar TKP.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi diTKP masih dalam proses evakuasi, oleh pihak kepolisian, TNI, Tim Medis dan dibantu warga sekitar, sampai saat ini dari info yang didapat dari pihak Kepolisian masih 7 orang yang diketahui tewas, dan satu diantaranya adalah seoarang masinis Kereta.
Dan dari pantauan pewarta sendiri masih ada yang terjebak didalam kereta 2 orang diduga masinis, menunggu padamnya api, dan para korban sudah sebagian dilarikan ke RS. Suyoto dan RS Fatmawati Jakarta Selatan.(bhc/bar) |