Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Komisi V
Komisi V DPR Pantau Pengembangan dan Pelayanan Bandara
Saturday 23 Mar 2013 09:18:45
 

Ketua Komisi V DPR RI, Laurens Bahang Dama.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah melakukan sidak ke empat stasiun kereta api di Jakarta, Jumat (22/3) Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng Jakarta.

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI, Laurens Bahang Dama langsung diterima oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti dan Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Angkasa Pura II, Hari Cahyono serta jajaran direksi lainnya. Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Komisi V DPR RI memantau langsung pengembangan bandara di tanah air, serta pelayanan umum di Bandara lainnya.

“Bandara sebagai pintu Gerbang sekaligus penghubung antar kota dan antar negara. Untuk itulah kami ingin mengetahui sejauh mana pengembangan bandara di tanah air, sekaligus pelayanannya, apakah sudah memenuhi standar pelayanan atau belum,” ujar Laurens di auditorium Angkasa Pura II, Cengkareng.

Dalam kesempatan tersebut, Angkasa Pura II juga memperlihatkan grand design pengembangan Bandara Soekarno-Hatta. Menindaklanjuti laporan tersebut Komisi V DPR RI langsung meninjau lahan seluas 1800 Hektar yang akan dijadikan perluasan bandara, khususnya untuk terminal 3 bandara Soekarno-Hatta.

“Kami mengapresisasi rencana Angkasa Pura II ini, tapi kami minta Angkasa Pura tidak hanya memfokuskan pembangunan pada bandara-bandara yang sudah jelas profitnya saja, melainkan juga pada pengembangan bandara-bandara lain,” ungkap anggota komisi V DPR RI Nova Iriansyah.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Hari Cahyono mengatakan bahwa saat ini PT Angkasa Pura II memiliki rencana pengembangan beberapa Bandara lainnya selain Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, yaitu Bandar Udara Supadio, Pontianak , Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Bandar Udara Kuala Namu,Medan, dan beberapa Bandar udara lainnya di Indonesia.(ayu/dpr/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Komisi V
 
  Public Service Tak Kenal Untung Rugi
  Terjadi Anggaran Ganda dalam Pengadaan dan Pengelolaan BRT NTB
  Komisi V DPR Pihatin Adanya Polemik Angkutan Online
  Bagasi Penumpang Hilang, Akibat Rendahnya Keamanan Dan Pengawasan Bandara
  Komisi V DPR Janji Segera Tuntaskan RUU Arsitek
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2