Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Komisi IX
Komisi IX DPR RI Desak Pemerintah Terbitkan PP Jaminan Kesehatan
Wednesday 28 Nov 2012 08:50:19
 

Wakil Ketua Komisi IX, Irgan Chairul Mahfiz saat memimpin rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (26/11).(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka persiapan pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun 2014, Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) untuk mempercepat penerbitan Perpres tentang Jaminan Kesehatan dan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Demikian, salah satu kesimpulan rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (26/11).

“Selain itu, Kemenkes diminta untuk mengambil langkah percepatan pencapaian Peta Jalan pelaksanaan BPJS Kesehatan tersebut,” kata Wakil Ketua Komisi IX Irgan Chairul Mahfiz yang memimpin rapat kerja tersebut.

Sementara itu, saat sesi tanya jawab, Anggota Komisi IX Surya Chandra Surapaty (F-PDIP), menilai Kemenkes tidak siap dalam mengimplementasikan BPJS Kesehatan.

“Sampai hari ini peraturan pelaksanaan BPJS, seperti Perpres tentang Jaminan Kesehatan dan PP tentang Penerima Bantuan Iuran belum ada,” imbuh Surya.

“Tadi Kemenkes menargetkan implementasi BPJS sebesar 70% pada 2014 nanti, mengapa tidak 100%, padahal Kemenkes mendapat anggaran sampai 5% dari total APBN,” tegasnya.

Menurut Surya, dari besarya target yang diajukan Kemenkes membuktikan bahwa Kemenkes belum siap untuk mengimplementasikan BPJS Kesehatasn 2014.

“Untuk jaminan kesehatan masyarakat, rujukkannya harus sudah mulai didorong dari sekarang, agar 2014 nanti sudah masuk ke pelaksanaan BPJS,” kata Surya. (sc/dpr/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Komisi IX
 
  Komisi IX Akan Panggil Direksi PT Dirgantara Indonesia
  Komisi IX DPR Apresiasi Sumbar Alokasikan Anggaran Kesehatan Diatas 10 Persen
  Komisi IX DPR Investigasi Langsung Kasus Obat Anestesi
  RUU Kesehatan Jiwa Akan Berikan Pelayanan Secara Komprehensif
  Terkait Kasus dr. Ayu - Komisi IX Pertanyakan Peran IDI, MKDKI, KKI dan Kemenkes
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2