Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Komisi IX
Komisi IX DPR Apresiasi Sumbar Alokasikan Anggaran Kesehatan Diatas 10 Persen
Wednesday 29 Apr 2015 02:20:52
 

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj Ermalena aat berdialog dengan Gubernur Sumbar dan jajaran di aula gubernuran, Senin (27/4).(Foto: Istimewa)
 
PADANG, Berita HUKUM - Pimpinan rombongan sekaligus Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj Ermalena menjelaskan, yang jadi fokus pembahasannya dalam kunjungan kerja ke Sumatra Barat (Sumbar), terkait bidang kesehatan, BPJS dan Ketenagakerjaan.

"Pertama untuk Bidang Kesehatan. Kita memberi apresiasi pada Sumbar, karena memang anggaran yang dialokasikan untuk kesehatan itu sudah di atas 10 persen. Ini luar biasa," terang Ermalena, saat berdialog dengan Gubernur Sumbar dan jajaran di aula gubernuran, Senin (27/4).

Terkait dengan BPJS, Ermalena mengatakan, dengan adanya jaminan kesehatan yang diberikan Tuah Sakato dan dituangkan ke dalam Perda, Sumbar telah selangkah lebih maju.

"Kita mengetahui tentang Sumbar, ada Perda tentang Jaminan Kesehatan Tuah Sakato. Ini luar biasa yang dilakukan yang memberikan jaminan kesehatan gratis pada masyarakat di Sumbar," jelasnya.

Selanjutnya, kata Ermalena , yang jadi masalah memang BPJS Tenaga Kerja, karena tenaga kerja di sektor industri juga terbatas di daerah ini. "Memang kondisi ketenagakerjaan sangat terbatas. Sehingga memang, menjadi catatan tersendiri bagi kami di DPR," jelasnya.

Bersama Ermalena, kunker yang berlangsung selama 5 hari itu juga didampingi Wakil Ketua Komisi IX Asman Abnur (F-PAN), Irgan Chairul Mahfiz (F-PPP), Abidin Fikri (F-PDIP), Alex Indra Lukman (F-PDIP), Daniel Lumban Tobing (F-PDIP), Adies Kadir (F-PG), Dewi Asmara (F-PG), Putih Sari (F-GERINDRA), Suir Syam (F-GERINDRA), Khaidir (F-GERINDRA), Siti Masrifah (F-PKB), Marwan Dasopang (F-PKB), Ansory Siregar, (F-PKS), dan Ali Mahir (F-NASDEM).(andri/dpr/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2