Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Komisi II
Komisi II DPR Akan Kawal Pemilu 2014
Saturday 18 May 2013 11:21:09
 

Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebagai bentuk komitmen perwakilan rakyat di Parlemen, Komisi II DPR berkomitmen akan terus mengawal dan menjaga prinsip luber, jurdil sebaik-baiknya dalam pemilihan umum 2014 mendatang.

Demikian dikatakan Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar dalam sambutannya diawal RDP dengan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemandagri Irman, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, (16/5).

“Melalui UU No.15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu, kita menyakini bahwa kualitas penyelenggaraan pemilu ini akan menjadi lebih baik, ditandai dengan berbagai persoalan yang muncul kepermukaan, seperti disidangkannya KPU dan Bawaslu di DKPP, persoalan ini menurut kami bukan sebuah langkah kemunduran, namun sebuah langkah kemajuan bagi kami di Komisi II DPR,” kata Agun.

Hal tersebut berarti, tambah Agun, bahwa etika penyelenggaraan pemilu yang harus dipatuhi para penyelengara pemilu, “Ini harus betul-betul sesuai dengan aturan main yang ada, dan inilah langkah-langkah yang sangat positif salah satunya ditandai dengan banyaknya anggota KPU daerah yang diberhentikan oleh DKPP, untuk itu ini juga seharusnya menjadi peringatan penyelenggara pemilu untuk tidak lagi bermain mata dengan pasangan-pasangan parpol, pasangan calon dan lain sebagainya,” tegas Agun.

Selanjutnya, Komisi II berkeyakinan pemilu 2014 ini akan lebih baik karena parpol peserta pemilu sudah memenuhi sebuah proses seleksi, verifikasi yang cukup panjang, bahkan muncul gugatan dari dua parpol baru yang menjadi peserta pemilu dan akhirnya dua parpol tersebut disahkan berdasarkan UU.

“Pemilu yang sangat demokratis ini, insya Allah akan menghasilkan yang lebih baik, salah satunya kita melihat perkembangan dari kencendrungan para pemilih yang sudah menunjukan kecerdasannya, tidak benar lagi kalau para pemilih hari ini katakanatidak memiliki hati nurani dalam memilih pasangan calon di pemilihan kepada daerah maupun pemilihan legislative,” ujar Politisi dari Partai Golkar ini.

Selanjutnya, Agun menambahkan, ada penomena yang menarik berkenaan dengan verifikasi terhadap para calon yang sudah begitu menguat, seperti kritikan terhadap sejumlah artis, bakal calon yang tidak legitimate, dan kritikan terhadap parpol yang tidak pruden dalam mengajukan bakal-bakal calon.

“Kritikan-kritikan tersebut muncul diberbagai media massa, ini artinya akan semakin mendorong Parpol, penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu-red), ter,masuk juga mendorong para pemilih untuk menunjukan kualitasnya dalam rangka pelaksanaan pemilu tahun 2014,” terangnya.

“Keyakinan-keyakinan ini hanya akan bisa menjadi niscaya, karena pemilu bukan sarana demkorasi semata, pemilu akan bisa mensejahterakan rakyat apabila pemilu itu sendiri nanti menghasilkan orang-orang yang berkualitas, dan menghasilkan sebuah rezim dari sistem pemerintahan presidensil yang relatif jauh lebih kuat,” tegasnya.(nt/dpr/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Komisi II
 
  Panas! Menpan RB Yuddy Bertengkar Sama Politikus PDIP
  Komisi II Akan Panggil KPU dan Bawaslu
  Komisi II Bertekad Tuntaskan RUU Pilkada Pada Masa Sidang Sekarang
  DPR Desak Bawaslu Segera Bentuk Mitra PPL
  Komisi II Apresiasi Kinerja DKPP
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2