Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Simulator SIM
Komisaris Legimo Diperiksa KPK Terkait TPPU Djoko
Monday 11 Mar 2013 12:52:27
 

Bendahara Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Komisaris Legimo saat memenuhi panggilan KPK terkait Simulator SIM, Senin (11/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Bendahara Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Komisaris Legimo diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (11/3) terkait dugaan korupsi proyek Simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korlantas Polri. Legimo diperiksa KPK soal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Djoko Susilo (DS).

Legimo tiba di gedung KPK sekitar pukul 10:25 WIB. Ia mengenakan baju dinas kepolisian, namun ia enggan memberikan keterangan terkait pemeriksaannya ini.

Priharsa Nugraha, Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK menerangkan bahwa Legimo diperiksa untuk TPPU Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo (DS). “Sekarang (Legimo) diperiksa untuk TPPU tersangka Djoko,” kata Priharsa, Senin pagi.

Legimo yang ditetapkan Polri sebagai tersangka karena dugaan pemalsuan tanda tangan Irjen Djoko Susilo, mengaku tidak ditanya KPK soal itu. Namun sampai saat ini, KPK belum menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka.

Legimo bukan pertama kalinya diperiksa KPK, pada tahun 2012 lalu ia juga diperiksa sebagai saksi Djoko. Saat itu Legimo mengaku ditanya soal pencairan atau pembayaran uang proyek.

Sebelumnya santer terdengar bahwa Legimo memalsukan tanda tangan Djoko Susilo. Ketika dikonfirmasi soal itu, ia enggan berkomentar. Informasi mengenai pemalsuan tanda tangan Djoko ini terungkap dalam sidang praperadilan penahanan tersangka kasus korupsi SIM, yang diajukan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Saat ini status Legimo dan AKBP Teddy Rusmawan yang pada saat kasus ini ditangani Polri, kedua ditetapkan tersangka. Namun, ketika Polri berhenti menyidik kasus simulator SIM status keduanya belum jelas, sebab KPK belum menjadikan mereka sebagai tersangka.

KPK sendiri baru menetapkan empat tersangka dalam kasus Simulator SIM roda dua dan empat ini. Empat tersangka itu adalah Djoko Susilo, Didik Purnomo, Budi Susanto, dan Sukotjo S Bambang.(bhc/din)



 
   Berita Terkait > Kasus Simulator SIM
 
  Pengadilan Tipikor Vonis Budi Susanto 8 Tahun dan Denda Rp.17 Milyar
  Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Perberat Vonis Irjen Djoko 18 Tahun Penjara
  KPK: Vonis Irjen Djoko Susilo Kurang dari 2/3, KPK Resmi Ajukan Banding
  Sebagian Harta Jenderal Djoko Susilo di Sita Untuk Negara
  Irjen Polisi Djoko Susilo di Vonis 10 Tahun Penjara
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2