Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Ahok
Ketua Penjaringan Gerindra: Ahok Itu Sudah Baik, Tapi Banyak yang Lebih Baik
2016-06-14 15:02:55
 

Bacagub DKI Jakarta, Prof Dr Yusril Ihza Mahendra saat di kediamannya menggelar acara Buka Puasa bersama dan shalat Tarawih. Minggu (12/6).(Foto: BH /mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Bakal calon Gubernur (Bacagub) DKI Jakarta, Prof Dr Yusril Ihza Mahendra menggelar acara Buka Puasa bersama dan shalat Tarawih berjamaah di kediamannya, di Executive Golf Mansion Kav. 11-12, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Minggu malam (12/6), turut hadir kalangan Politisi dan aktivis buruh pada acara tersebut.

Berdasarkan pantauan pewarta BeritaHUKUM.com, mereka yang hadir di antaranya, mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Panjaringan Bakal Calon Gubernur DKI dari partai Gerindra, Syarif serta pengurus teras DPP Partai Bulan Bintang. Sedang ada juga, dari kalangan Organisasi Buruh yang hadir adalah Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 (SBSI 92) Sunarti, Ketua Umum Federasi Buruh Indonesia (FBI) M. Hasan Bashori, Sekretaris Jenderal Serikat Tenaga Kerja Makmur Indonesia (STEKMI) M. Saleh Rumata.

Prof Yusril berharap, acara silaturahmi tersebut mendapatkan berkah dari Allah SWT, karena bulan suci Ramadhan merupakan bulan penuh barokah, ujarnya menyampaikan saat memberikan kata sambutan pada para tamu dan undangan.

"Mudah mudah pertemuan ini mendapatkan Ridho dari Allah Swt," ucap Yusril.

Pada kesempatan itu, Syarif selaku Ketua Penjaringan Bakal Calon Gubernur DKI dari perwakilan partai Gerindra mengatakan, kita diundang hari ini untuk Bukber, silaturahim, yang gini-gini kita saling membutuhkan bertukar informasi. Kalau tanya penjaringan kita, pak Yusril masih ada dalam nominasi 3 nama itu.

"Sudah pada 31 Mei lalu diserahkan ke ketua Pembina, langkah yang akan diambil belum tau, dan sudah kita berikan 3 nama berikut lampiran, rekomendasi, berikut pertimbangn masing-masing calon dan telah ada rencana penggalangan kekuatan oleh beberapa parpol mengusung Yusril Ihza Mahendra di Pilgub DKI Jakarta 2017 guna mengimbangi calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jalur independent," ujarnya.

Syarif menambahkan bahwa sejauh ini semua partai (rencananya akan ikut koalisi), kecuali Nasdem dan Hanura. "Kalau Golkar masih setengah-setengah, tapi saya dengar dari Bang Oding (Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Zainuddin), bilang tidak akan dukung Ahok. Saya bukan bicara DPP-nya, tapi DPD. Pak Oding sering mengatakan,
DPD Golkar tidak mau dukung Ahok, tapi kalo terus dipaksakan (oleh DPP), yaa silakan publik menilai sendiri," ungkap syarif.

"Kasian mesin partai Golkar, sudah solid. Kalau Nasdem sama Hanura khan memang dari awal mengambil langkah cepat dukung ahok. Pak Oding sudah berkali-kali bilang tak akan dukung calon independen," jelas Syarif.

Seperti diketahui, bahwa DPD Partai Gerindra tidak mau dukung Ahok lagi, yang menurut pernyataan Syarif, bahwa hanya cuma mau taubatan nasuha. "Ngga tau kalo partai lain alasannya apa. Yang jelas ingin cari yang lebih baik lagi. Ahok itu sudah baik, tapi banyak yang lebih baik dari dia," pungkasnya.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > Ahok
 
  Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
  Ditertawai Adiknya Ahok, Sam Aliano: Harapan Veronika Tan Jadi Ibu Negara
  Mako, Ahok dan Teroris
  Terkait Kewarganegaraan Ayah Ahok, Inilah Tanggapan Yusril Atas Surat Terbuka Adik Ahok
  'Ahok Masih di Rutan Mako Brimob karena Kedekatannya dengan Jokowi'
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2