Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
BP2MI
Kepala BP2MI Rilis Penangkapan TM Calo Penempatan Ilegal PMI Asal Jawa Barat
2021-10-15 22:09:56
 

Kepala BP2MI Benny Rhamdani bersama jajarannya dan pihak Polda Jawa Barat saat konferensi pers penangkapan calo penempatan ilegal PMI.(BH/amp)
 
BANDUNG, Berita HUKUM - Badan Pelindungan Pekerjaan Migran Indonesia (BP2MI) bersama Polda Jabar berhasil membekuk seorang wanita berinisial TM calo penempatan ilegal pekerja migran Indonesia (PMI).

"Polda Jawa Barat telah menangkap calo atas nama inisial TM di daerah Cirebon pada Rabu 13 Oktober 2021," kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dalam konferensi pers di Kantor UPT BP2MI Bandung, Jum'at (15/10).

Benny mengungkapkan, penangkapan itu berawal dari hasil sidak yang dilakukan BP2MI di tempat penampungan di Cirebon pada 17 Oktober 2020. Saat dilakukan sidak, BP2MI menemukan 27 orang yang menghuni dua lokasi penampungan di Cirebon.

"Sidak tersebut didasari adanya pelaporan bahwa adanya perekrutan calon PMI secara ilegal di wilayah Cirebon," tukasnya.

"Pasca sidak, sebanyak 7 orang dibawa ke Jakarta untuk diperoleh keterangan lebih lanjut sementara sisanya tetap tinggal di penampungan," cetus Benny.

Dijelaskan Benny, sebanyak 36 orang calon PMI yang direkrut TM berhasil diselamatkan.

"Sebanyak 4 orang berasal dari Jawa Barat dan sisanya dari luar Jawa Barat," terang Benny.

Lebih lanjut Benny mengatakan, calon PMI yang direkrut TM dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi.

"Korban PMI dijanjikan akan diberangkatkan ke negara Taiwan dan Polandia, dengan biaya penempatan yg sudah diserahkan PMI ke sponsor TM sebesar Rp. 25 sampai Rp. 50 juta," bebernya.

Atas keberhasilan penangkapan ini, Benny menyampaikan, ucapan terimakasih kepada jajaran Polda Jawa Barat.

"Kami mengucapkan terima kasih, dan hormat setinggi-tingginya kepada Kapolda Jawa Barat beserta jajarannya," ucapnya.

"Kami akan terus menabuh genderang perang melawan para sindikat dan mafia penempatan ilegal," tutupnya.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > BP2MI
 
  Kepala BP2MI Sebut Kolaborasi dengan IOM dan KOICA Wujud Cinta Kasih untuk Menyelamatkan PMI
  BP2MI dan IOM-KOICA Jalin Kerjasama Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
  Benny Rhamdani Berang Pekerja Migran Dipalak di Wisma Atlet: Saya Tidak Ikhlas
  Benny Rhamdani Imbau CPMI Tidak Mudah Percaya Info Sesat Soal Penempatan PMI, Ini Langkah BP2MI
  Kepala BP2MI Rilis Penangkapan TM Calo Penempatan Ilegal PMI Asal Jawa Barat
 
ads1

  Berita Utama
Pemotongan Anggaran MPR,Terkesan Upaya Systematis Mendegradasi Peran MPR Sebagai Lembaga Tinggi Negara

MK Putuskan UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, Wakil Ketua MPR: Ini Koreksi Keras atas Pembuatan Legislasi

Kapolda Metro: Jangan Pernah Lelah Menyelamatkan Masyarakat dari Bahaya Narkoba

Suntikan APBN Terhadap Kereta Cepat Jakarta-Bandung, PKS: Pemerintah Inkonsisten Susun Rencana

 

ads2

  Berita Terkini
 
Penjelasan Kadispenad Soal Pernyataan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman terkait Belajar Agama

Jika Reshuffle Acuannya Kontroversi, Tiga Menteri Ini Layak Diganti

Utamakan Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Catatan Ketua MPR RI, Omicron dan Belajar dari Kegagalan Cekal Delta

Dukung Jadwal dari KPU, Wakil Ketua MPR: Mari Bijak Menentukan Jadwal Pemilu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2