Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Pangan
Kementerian Pertanian Pastikan Ketersediaan Pangan Nasional Aman
2020-03-11 06:06:40
 

Mentan Syahrul Yasin Limpo foto bersama dengan jajaran Dewan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Pertanian menyatakan siap berkoordinasi dan membantu para pimpinan daerah di seluruh wilayah Indonesia guna memastikan ketersediaan pangan nasional aman dan terkendali untuk masyarakat. Hal ini disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengingat situasi dunia saat ini sedang digoncang wabah virus corona (covid-19), yang berdampak global terhadap kondisi ekonomi.

"Persoalan ini (dampak wabah virus Corona) yang harus menjadi perhatian kita sebagai pemerintah," kata Mentan Syahrul saat menghadiri rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kementerian Pertanian, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).

"Untuk itu, mari kita pastikan perekonomian kecil tetap berjalan dari pasar ke pasar. Meskipun dari data yang kita miliki, beras kita cukup dan yang lain juga cukup," tukasnya.

Ia pun menuturkan, jika ekonomi terus melemah maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi shut down secara perlahan dari industri-industri di seluruh dunia. Mereka secara serentak akan menurunkan produksi sementara dan bisa mengakibatkan PHK dalam skala besar.

"Kita tidak boleh menambah beban psikologi negara. Jangan biarkan harga cabai naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 80 ribu," ujarnya.

Mentan juga menegaskan, akan berkoordinasi dengan pihak berwajib apabila ada oknum yang sengaja menaikkan harga dan menimbun bahan pangan.

"Kalau ada penimbunan, saya akan minta pak Kapolri turun tangan. Semua harus turun tangan, jangan biarkan publik panik sehingga terjadi yang namanya panic buying. Yang jelas, seluruhnya kita usahakan mulai dari kebutuhan hingga produksi dalam negeri," tandasnya.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > Pangan
 
  Aparat Penegak Hukum Didesak Turun Tangan Investigasi Kasus Mafia Pangan
  Ansy Lema: Bapanas Harus Bereskan Carut-Marut Pangan Nasional
  Hadapi Ancaman Krisis Pangan, Pemerintah Diminta Lebih Waspada
  Pemerintah Diminta Antisipasi Ancaman Krisis Pangan
  Harga Pangan Belum Stabil, Andi Akmal Pasluddin Tegaskan Pemerintah Segera Kerja Optimal
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2