Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Kejati Lampung
Kejati Lampung Inventarisasi Aset Alay
Sunday 22 Feb 2015 06:52:09
 

Sugiharto Wiharjo alias Alay.(Foto: tribunnews)
 
BANDAR LAMPUNG, Berita HUKUM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung menginventarisasi aset Sugiharto Wiharjo alias Alay terpidana kasus korupsi 18 tahun. Vonis kasasi MA menghukum Alay selama 18 tahun penjara, dan membayar uang pengganti sebesar Rp106 miliar subsider 2 tahun penjara.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Sri Harijati Pujilestari menjelaskan pihaknya menerima laporan lisan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung terkait putusan lengkap MA, menurutnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) meminta untuk melakukan inventarisasi terhadap aset-aset Alay yang akan dieksekusi.

Kepala Kejaksaan Tinggi (kajati) Lampung pada, Kamis (19/2) lalu mengatakan, “Putusan resmi Alay memang sudah diterima Jumat (13/2), Kepala Kejaksaan negeri (Kajari) juga sudah melaporkan lisan dan akan menginventarisasi aset Alay yang banyak itu. Jadi, masih dipelajari,” ujarnya.

Sri menjelaskan Kejaksaan Negeri (Kejari) meminta waktu untuk memikirkan langkah setelah putusan lengkap dari MA dikirimkan ke Kejari Bandar Lampung.

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari), kata dia, segera melakukan eksekusi terhadap aset Alay juga kepada yang bersangkutan, Dia menjelaskan ada tiga barang bukti (BB) dalam berkas MA yang akan dieksekusi Kejari.(Yus/kjs/bhc/sya)




 
   Berita Terkait > Kejati Lampung
 
  Kejati Lampung Inventarisasi Aset Alay
  Kejati Lampung Tahan Tersangka Korupsi Pembangunan Jembatan
  Kejati Lampung Tahan Tersangka Korupsi Dana Sertifikasi Guru
  Kejati Lampung Periksa 24 Camat
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2