Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Buku Nikah Palsu
Kejati Jatim Terima Berkas Kasus Buku Nikah Palsu
Tuesday 18 Dec 2012 00:39:43
 

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.(Foto: Ist)
 
JATIM, Berita HUKUM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur saat ini masih memeriksa berkas kasus buku nikah palsu yang melibatkan Muhammad Rijak dan Abdul Kholik (jamaah satu kloter dengan Bukari-Sunai), Senin (17/12).

Sekedar diketahui dalam kasus buku nikah palsu tersebut pada September 2012 silam sudah diamankan petugas imigrasi di Bandara Madinah, Arab Saudi, karena di koper keduanya ditemukan 300 pasang buku nikah palsu.

Sementara itu dua berkas nama Rijak dan Khotib ini dibenarkan telah diterima Kejati. Melalui Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim, Pathor Rahman dirinya membenarkan. “Saat ini berkasnya sudah kami terima dari penyidik,” katanya.

Namun demikian, dirinya juga belum bisa memberikan keterangan secara detail karena berkas belum selesai. “Sepertinya jika kurang lengkap berkas akan dikembalikan, akan kami pelajari (Kejati) dahulu,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus buku nikah palsu ini sempat membuat penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi/Debarkasi Surabaya September lalu. Kejadian ini berawal saat akhir September lalu petugas Asvec Bandara Juanda menemukan 499 pasang buku nikah palsu di koper Bukari dan istrinya Sunai saat proses pemberangkatan di Asrama Haji Surabaya.

Dua hari kemudian, Muhammad Rijak dan Abdul Kholik (jamaah satu kloter dengan Bukari-Sunai) diamankan petugas imigrasi di Bandara Madinah, Arab Saudi, karena di koper keduanya ditemukan 300 pasang buku nikah palsu. Setelah ditelusuri, buku nikah palsu itu ternyata pesanan TKI di Arab Saudi bernama Jatim Busanan Zaini.

Sepulangnya dari menunaikan ibadah haji, keempatnya langsung dijemput penyidik Polda Jatim. Dari hasil pengembangan pemeriksaan, satu orang asal Pamekasan, Khotib, juga ditangkap di kampung asalnya karena diduga sebagai penitip dokumen palsu tersebut. Kini, mereka semua menjadi tersangka. Sementara pemeriksaan Jatim Busanan Zaini, si pemesan, menunggu proses pemulangan.(kjs/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Kasus Buku Nikah Palsu
 
  Kejati Jatim Terima Berkas Kasus Buku Nikah Palsu
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2