Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Kasum TNI: Tanpa Pengendalian Udara, Kedaulatan Negara Akan Terancam
2017-11-04 12:05:30
 

 
BANDUNG, Berita HUKUM - Tanpa pengendalian udara yang baik, kedaulatan suatu negara akan terancam bahaya sebab infrastruktur dan garis komunikasi yang digunakan sebagai kampanye militer akan rawan terhadap serangan udara musuh.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. saat memberikan pembekalan kepada 100 Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Sesko AU), di Mako Sesko AU Lembang, Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/11).

Lebih lanjut Kasum TNI menjelaskan bahwa pengendalian udara melalui kekuatan udara (Air Power) menjadi syarat keberhasilan operasi militer baik operasi ofensif maupun defensi yang dilakukan oleh suatu negara dalam menjaga keamanan negaranya.

"Air power atau kekuatan udara suatu bangsa merupakan salah satu instrumen yang dapat didayagunakan sebagai modal dalam mewujudkan kepentingan nasional bagi suatu negara," jelas Kasum TNI.

Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan berharap kemampuan TNI Angkatan Udara dalam suatu operasi militer berdiri sendiri maupun gabungan dapat memberikan efek kejut dan daya hancur yang tinggi dalam menentukan kemenangan.

"Untuk dapat mempunyai efek kejut dan daya hancur yang tinggi, maka kekuatan TNI Angkatan Udara harus dibina secara optimal dan profesional sehingga selalu siap serta mampu dalam menghadapi segala bentuk ancaman," ungkapnya.

Berbicara tentang pembangunan kekuatan TNI, Kasum TNI menegaskan bahwa kebijakan pembangunan kekuatan TNI berpedoman pada Nawacita Presiden RI Ir. Joko Widodo yang disampaikan pada Rapim TNI tahun 2017.

"Pembangunan kekuatan TNI diutamakan yang mendukung program Nawacita Presiden, yaitu menghadirkan negara dalam memberikan rasa aman pada seluruh warga negara terutama di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar, serta membangun Indonesia dari pinggiran di tiap-tiap wilayah pengembangan strategis," tegas Kasum TNI.(TNI/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2