Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Kapolda Metro: Jangan Pernah Lelah Menyelamatkan Masyarakat dari Bahaya Narkoba
2021-11-25 21:53:21
 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (tengah) didampingi Kasdam Jaya Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Febrie Adriansyah, Kabid Humas PMJ dan Dirresnarkoba PMJ.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengimbau kepada jajarannya agar tetap semangat dalam menjalankan tugas memberantas jaringan peredaran narkotika di Indonesia. Hal ini disampaikan Fadil dalam rangka terus memotivasi anggotanya dan jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) untuk senantiasa melindungi masyarakat dari kejahatan penyalahgunaan narkoba.

"Jangan pernah lelah untuk menyelamatkan negeri ini, menyelamatkan generasi muda dan keluarga kita dari peredaran gelap narkotika," ujar Fadil, saat memimpin konferensi pers pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 1,74 ton, di lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/11).

Sebelumnya, Kapolda Metro memberikan penghargaan kepada anggotanya atas prestasi dan keberhasilan mengungkap peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama dilaksanakan operasi nila 2021.

Penghargaan diberikan oleh Kapolda Metro kepada Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Barat. Kedua satuan kerja (satker) wilayah hukum PMJ tersebut menerima penghargaan karena berhasil ungkap peredaran narkoba paling banyak selama operasi nila sejak tanggal 1 sampai 15 November 2021 lalu.

Polda Metro Jaya Musnahkan Barang Bukti Narkotika sebanyak 1,74 Ton.

Barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan narkotika hasil dari pengungkapan kasus selama operasi Nila Jaya 2021 yang berlangsung dari tanggal 1 November sampai 15 November 2021.

Adapun barang bukti narkoba yang paling banyak disita adalah narkoba jenis ganja.

"Hari ini Polda Metro Jaya mengungkap 221 laporan polisi dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba. Dalam hasil Operasi Nila Jaya ini jumlah tersangka 273 orang di mana ada 14 bandar dan 259 orang pengedar," terang Fadil.

Sementara jenis narkotika sabu yang didapat sejumlah 60,14 Kg, ganja 1.658 Kg (1,65 Ton), Pil Ekstasi 470 Butir, Bubuk Sintetis 24,35 Kg dan pil happy five 500 butir.

"Jumlah barang bukti terbanyak dalam pengungkapan hasil Operasi Nila Jaya 2021 adalah ganja hingga 1 ton lebih. Ini bukti bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi peredarannya," tandas Fadil.(km/bh/amp)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Polisi Tetapkan Komedian FF sebagai Tersangka Penyalahguna Tembakau Sintetis
  Akhirnya Hakim Vonis Mati dan Seumur Hidup Kedua Sindikat Sabu di Gunung Sindur
  Polisi Tembak 2 Pengedar 4 Kg Sabu di Pamulang, 1 Tewas
  Kejari Depok Musnahkan BB dari 590 Perkara Pidum Selama Tahun 2021
  Bareskrim Polri Ungkap 3 Kasus TPPU Narkotika Senilai Ratusan Miliar
 
ads1

  Berita Utama
Koalisi Masyarakat Kaltim Tolak UU IKN: Cacat Prosedural

Fraksi PKS Tolak Tetapkan RUU Ibu Kota Negara Jadi UU

Muslim Arbi: KPK Harus Berani Usut Dugaan KKN Anak Jokowi seperti Saat Tangkap Besan SBY

Proyek Pembangunan IKN Berpotensi Mangkrak dan 'Overbudget'

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kemenkes: Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia, Kedua Pasien Memiliki Komorbid

Ingatkan Jokowi Soal Ancaman Pemakzulan, MS Kaban: UU IKN Cacat Hukum dan Langgar UUD 1945

BNSP Saksikan Langsung SKW Perdana LSP Pers Indonesia

Pembelajaran Daring Anak Berkebutuhan Khusus di Kesamben Tidak Berhasil. Banyak Orang Tua Tidak Bisa Zoom

Koalisi Masyarakat Kaltim Tolak UU IKN: Cacat Prosedural

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2