KUTAI KARTANEGARA, Berita HUKUM - Kapolda Kalimantan Timur Irjen. Pol. Drs. Dicky Daantje Atotoy merasa terkejut saat mendapat pertanyaan langsung dari masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) tentang maraknya praktik perjudian di Kukar, bahkan perjudian hingga ke pelosok desa-desa di Kabupaten penghasil tambang batu bara tersebut.
Pertanyaan ini, disampaikan oleh salah seorang aktifis anti korupsi (LAKI P 45) dalam acara Diskusi tentang "Indonesia Tanpa Korupsi dan Narkoba" yang digelar di Gedung Garang Malengu Kukar yang juga dihadiri oleh sekitar dua ribu kader dan pengurus aktif Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LAKI P 45 Kukar, dari tingkat Kecamatan hingga Desa se Kabupaten Kukar.
"Pak Kapolda, saya mau tanya, mengapa perjudian di Kutai ini begitu marak praktik perjudian, dan tidak ada tindakan tegas aparat, bahkan untuk perjudian jenis sabung ayam, hingga ke pelosok-pelosok desa di Kukar bagaimana tindakan aparat pak?," ujar salah seorang aktifis LAKI P 45, kepada Kapolda pada, Kamis (26/3) di Kukar.
Mendapat pertanyaan, ini Kapolda awalnya terlihat kaget, namun selanjutnya dapat menjawab pertanyaan dengan tegas, dan jawaban Kapolda mendapat aplaus dari ribuan kader LAKI P 45.
Menurut Kapolda Dicky bahwa, "selain kasus tindak pidana korupsi, perjudian merupakan salah satu atensi dari Kapolri Jenderal Pol Sutarman dan tetap meneruskan atensi Kapolri terdahulu," ujar Irjen Pol Diky Attotoy.
Dijelaskanya, perjudian merupakan salah satu atensi Kapolri Jenderal Sutarman, nanti akan kita tindak tegas semua yang terlibat. Namun khusus untuk perjudian sabung ayam, Kapolda mencontohkan seperti yang terjadi di Pulau Bali, Polri masih bingung mana yang benar unsur judi atau mana merupakan acara adat istiadat masyarakat setempat.
Saat Kapolda menjawab pertanyaan prihal perjudian ini, terlihat wajah Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Abdul Karim yang juga hadir, serta memantau jalannya acara diskusi, tiba-tiba raut wajahnya berubah menjadi tegang.
Bahkan diakhir acara Kapolda Kaltim yang hadir selama 3 Jam di acara, yang juga memberikan dan mengumumkan nomer HP pribadinya dihadapan ribuan kader LAKI P 45, untuk tidak segan-segan memberikan informasi dan masukan, jika menemukan bukti ada tindakan atau perbuatan masalah korupsi dan perjudian yang dilakukan di wilayah hukumnya.
Sementara Kapolres Kukar AKBP Abdul Karim saat berbincang dengan BeritaHUKUM.com mengatakan bahwa, wilayah hukumnya Polres Kukar sangat luas, seperti luas wilayah Provinsi Jawa Barat.
"Wilayah hukum saya sangat luas, ada 16 Polsek, luasnya seperti luas provinsi Jawa Barat ditambah DKI," ujar AKBP Abdul Karim.
Dalam acara ini, hadir pula Bupati Kukar Hj, Rita, Kepala BNN Provinsi Kaltim, Kepala Pengadilan Tinggi Kaltim, juga Pengurus Pusat LAKI P 45 Habib Fahmi yang dipandu pembawa acara Sekjen DPP LAKI P 45 H.M Hasbi Ibrohim, berterima kasih dan mendoakan Kapolda Beserta ribuan warga dan pengurus LAKI P 45 agar Kapolda Irjen Pol Dicky Attoty menjadi salah satu calon Kapolri di masa depan yang berani dan jujur melawan korupsi, serta di jawab ribuan massa" Amin".(bhc/put)
|