Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pemilu 2014
Kampanye Prabowo di Medan di Elu-Elukan Ribuan Pendukung
Wednesday 11 Jun 2014 18:26:29
 

Orasi Prabowo Capres No. 1 Prabowo-Hatta di gedung Serbaguna Pemprov Sumatera Utara Medan.(Foto: Toovanhasibuan)
 
MEDAN, Berita HUKUM - Calon Presiden Republik Indonesia nomor urut 1 Prabowo Subianto, dalam kampanye terbukanya hari ini di Medan Sumatera Utara, kembali menjelaskan perjalanan karir meliternya hingga mendapatkan gelar Jenderal. Menurutnya, label Jenderal yang dia raih bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan mudah.

"Saya telah pertaruhkan jiwa dan raga saya di daerah yang susah, untuk membela merah putih, membela bangsa negara tanpa pamrih. Saya terakhir jadi jenderal, diberi pangkat itu, pangkat yang bukan hadiah," kata Prabowo, di depan ribuan pendukungnya saat berkampanye di Gedung Serbaguna, di Jalan Pancing, Medan, Rabu (11/6).

Menurut Prabowo, memegang jabatan Letnan Jenderal bukanlah sesuatu yang mudah. Sebab, dia mengaku bukanlah Jenderal yang hanya mengandalkan pangkat untuk mendapatkan kekuasaan dan materi semata.

"Saya bukan jenderal di belakang meja, bukan jenderal di kota, saya bukan jenderal yang mengingkari tugas, saya bukan jenderal korupsi, saya bukan jenderal pengecut, saya bukan jenderal yang mengabdi untuk bangsa lain. Jiwa raga saya diserahkan ke ibu pertiwi," kata Prabowo, mantan Danjen Kopassus dengan berapi-api disambut teriakan hidup Prabowo.

Dalam kampenye di Medan, Prabowo, juga ditemani oleh para elite partai koalisi Merah Putih seperti; Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung, Edi Prabowo, Anies Mata, dan Priyo Budi Santoso. Juga Gus Irawan Pasaribu Ketua Gerindara Sumut dan Ketua DPD Partai pendukung koalisi Prabowo lainya.

Kemerdekaan kita, kedaulatan kita, dibayar dengan darah puluhan ribu putra-putri Indonesia.

"Saya pernah lihat anak Indonesia mati untuk merah putih. Jenazah komandan saya mati di tangan saya, beliau menghembuskan nafas terakhir di pelukan saya," jelas Prabowo.(bhc/dbs/dar)



 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2