Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Garuda Indonesia
Kamis Ini, Pilot Garuda Mogok Terbang
Wednesday 27 Jul 2011 23:
 

Ilustrasi
 
JAKARTA-Kendati mendapatkan tentangan dari para Pilot senior maskapai penerbangan Garuda Indonesia Airways (GIA), para Pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda (APG) tetap akan melaksanakan aksi mogok kerjanya pada Kamis 28 Junli besok. Aksi yang akan dilakukan sejak Kamis 28 Juli 2011, dari pukul 00.00 WIB hingga 23.59 WIB ini sebagai bentuk protes atas buntunya perundingan dengan pihak manajemen PT GIA.

“Sebagai bentuk aksi kekecewaan APG atas sikap manajemen Garuda, maka APG akan menggunakan hak melakukan mogok kerja,” ujar kuasa hukum APG Adnan Buyung Nasution dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (27/7).

Pengacara senior ini menjelaskan, bahwa aksi mogok kerja pilot diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Pasal 137 UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. “Mogok kerja sebagai hak dasar penerbang akan dilakukan secara sah, tertib, dan damai, sebagai akibat dari gagalnya perundingan,” terang Buyung.

Buyung menuding pihak GIA terlah bersikap diskriminatif terkait sistem remunerasi antara Pilot asing dengan Pilot domestik Garuda. Diskriminasi itu dinilai menyebabkan ketimpangan antara pilot asing dan domestik.

“Pihak APG menyatakan kecewa dengan manajemen Garuda, karena aspirasi yang mereka sampaikan dalam beberapa kali pertemuan, tak mendapat respon positif,” ujarnya.

Sementara Ketua APG, Stephanus mengatakan belum bisa menyebut berapa jumlah pilot yang akan melakukan aksi mogok kerja. "Jika ditanya berapa jumlah pilot yang akan ikut aksi ini, secara etis tak akan kami sebutkan. Mogok adalah hak kami menyampaikan aspirasi," ujarnya.

Menurutnya dalam assosiasinya pilot yang terdaftar ada 543 orang. Dia pun menyerukan agar seluruh pilot mengikuti aksi yang sudah diputuskan organisasi ini. "Instruksi ini sudah saya keluarkan, untuk tetap solid. One team one spirit and one Goal," katanya.

Pada kesempatan yang saman Stephanus meminta maaf kepada masyarakat khususnya para pengguna jasa Garuda jika aksi ini mengganggu kenyamanan. Namun aksi yang akan berlangsung pada satu hari ini hanya akan berlangsung di Jakarta. “Jadi tidak ada penerbangan keluar Jakarta oleh Garuda, tetapi penerbangan ke Jakarta tetap akan ada,” tandasnya.(iro)



 
   Berita Terkait > Garuda Indonesia
 
  Anggota DPR Soroti Alokasi PMN Garuda Sebesar Rp7,5 Triliun
  Menteri BUMN Laporkan Dugaan Korupsi Pembelian Pesawat Garuda Era Dirut AS ke Kejagung
  Selamatkan Garuda Indonesia, Anggota DPR Dukung Usulan Pembentukan Panja
  Anggota Komisi VI Tolak Opsi Garuda Indonesia Pailit
  Hingga Desember 2020, Garuda Indonesia Tunggak Gaji Karyawan Rp 326 Miliar
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2