Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Alkes
Kajari Lhoksukon Enggan Komentar Terkait Kasus Korupsi Alkes
Sunday 09 Jun 2013 21:08:46
 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, Teuku Rahmatsyah SH.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Sejak ditetapkannya menjadi tersangka beberapa bulan lalu terkait dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) sebesar Rp 25 miliar lebih di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSCUM) di Kota Lhokseumawe, drg Anita Syafridah sampai saat ini belum ditahan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, Teuku Rahmatsyah SH enggan berkomentar banyak terkait kasus dugaan korupsi tersebut yang melibatkan beberapa orang pegawai RSUCM termasuk drg Anita Syafridah yang selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

"Maaf ya, kasus ini masih dalam proses pemeriksaan, dan tetap kita periksa," kata Kajari Lhoksukon, Rahmatsyah, menjawab pertanyaan wartawan usai mengahadiri Konferensi ICAIOS di Kampus Universitas Malikussaleh (Unimal) di Kota Lhokseumawe, Minggu (9/6).

Saat disinggung kapan kasus tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan, Kajari hanya mengatakan bahwa pihaknya akan koordinasi dulu ke Banda Aceh, dan dalam minggu ini pihaknya akan segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pengadaan alkes yang menyedot dana miliaran rupiah bersumber dari dana APBN, APBA dan APBK Aceh Utara.

“Sekali lagi minta maaf ya. Saya enggan komentar banyak dulu soal ini, dan yang jelas saya akan koordinasi ke Banda Aceh dulu, setelah itu dalam minggu ini akan kita limpahkan berkas perkaranya,” tutup Kajari Lhoksukon, T Rahmatsyah SH.(bhc/sul)



 
   Berita Terkait > Kasus Alkes
 
  Buronan Kasus Korupsi Alkes RSUD AW Sjaranie Samarinda Ditangkap di Jakarta
  Kejaksaan Diminta Lakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek Alkes di Tarakan Kaltara
  Kejagung Lambat Tangani Dugaan Korupsi Alkes RSU Mataher
  Empat Terdakwa Alkes Paluta Sumut Divonis 9 Tahun 2 Bulan
  Bupati Labusel Jadi Saksi Alkes di PN Medan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2