Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Hakim
KY Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim Agung
Sunday 05 May 2013 09:40:02
 

Gedung Komisi Yudisial.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Yudisial tengah menelusuri rekam jejak 35 calon hakim agung yang mengikuti seleksi calon hakim agung (seleksi CHA) tahap III.

"Sesudah uji kepribadian dan kesehatan seleksi CHA tahap III, 35 CHA ditelusuri rekam jejaknya. Penelusuran akan berjalan selama satu bulan," kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Taufiqurrohman Syahuri saat ditemui di ruang kerjanya, Jakarta, Sabtu (4/5).

Sementara itu Juru Bicara Komisi Yudisial Asep Rahmat Fajar menambahkan investigasi yang sedang dilakukan oleh tim Komisi Yudisial akan selesai pada pertengahan Juni 2013. Setelah selesai hasilnya akan diklarifikasi oleh Komisioner Komisi Yudisial.

"Investigasi yang sekarang sedang berjalan dan diklarifikasi oleh Komisioner nanti akan selesai sampai pertengahan Juni. Setelah itu diumumkan siapa yang lulus ke tahap berikutnya dan dilanjutkan dengan wawancara terbuka," kata Asep saat dihubungi terpisah.

Lebih lanjut dia menegaskan pihaknya tidak mentarget berapa orang yang akan lolos pada seleksi CHA tahap III kali ini, karena tergantung dari hasil investigasi Komisi Yudisial. Kendati demikian dia berharap CHA yang lolos tidak kurang dari 21 orang.

"Kalau berapa yang akan diloloskan ke tahap wawancara, KY tidak mematok jumlahnya sebab tergantung hasil investigasi nanti. Harapannya bisa di atas 21 orang karena MA meminta 7 hakim agung baru. Jika memungkinkan dari sisi kualitas dan integritas KY akan mengirimkan 21 orang ke DPR," pungkasnya.(ky/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Hakim
 
  Koalisi Aksi di PTUN Jakarta: Tegakkan Keadilan untuk Anwar Usman, Hentikan Narasi Penjahat Konstitusi!
  Isu Operasi Senyap Anwar Usman Tak Main-main, Ketua MA Minta Hakim PTUN Jaga Integritas dan Independens
  Anwar Usman Dinyatakan Langgar Etik Berat dan Dicopot dari Ketua MK
  DPR RI Setujui Pengukuhan Tiga Hakim Agung
  KPK Agendakan Pemeriksaan Komisaris PT Wika Beton Dadan Tri Yudianto
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2