Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Bank BRI
KPK Rekontruksi Kasus Suap Bupati Madina, di Bank BRI Putri Hijau Medan
Friday 07 Jun 2013 19:48:18
 

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK hari ini Jum'at, (7/6) kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi terkait kasus tersangka (SP) terkait kasus suap terhadap Bupati Hidayat Batubara.

Tim Penyidik (KPK) sedang berada di kota Medan Sumatera Utara, sejak jam 10:00 Wib ujar Johan Budi SP di ruang kerjanya.

Johan Budi menjelaskan "ada kegiatan rekontruksi kasus penyuapan yang dilakukan di Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) jalan Putri Hijau Medan," ujar Johan.

Sementara di Kantor tersangka (SP) Jalan Bima Sakti Medan, juga dilakukan pemeriksaan terhadap kariawan (SP) sebagai saksi dalam kasus suap proyek bantuan dana bawaan dari Provinsi ke Kabupaten Mandailing Natal untuk sejumlah proyek di Madina Sumatera Utara.

(SP) merupakan pihak swasta yang melakukan penyuapan terhadap Kadis (PU) Madina (KRL) juga uang suap hampir Rp 1 mililar di temukan di dalam rumah pribadi Bupati Madina Hidayat Batubara, dimana uang tersebut sebelumnya ditarik dari Bank BRI Putri Hijau Medan.

Dalam kasus ini (KPK) telah melakukan penahanan terhadap ke tiga tersangka(HB) Bupati Madina di tahan di Rutan Kelas 1milik KPK Jakarta Timur. Dan tersangka lain (SRG) dari pihak swasta di tahan di rumah tahanan milik KPK kelas 1 Jakarta Timur, untuk tersangka (KRL) di tahan di rumah tahanan Salemba Jakarta Pusat.

Sejauh ini penyidik (KPK) terus melakukan penyidikan dan pendalaman terhadap kasus suap ini, dan tidak tertutup kemingkinan akan bertambah tersangka lain, sedangkan ke tiga tersangka hingga saat ini, tidak banyak berbicara dan hanya diam kepada para wartawan.(bhc/put)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2