JAKARTA, Berita HUKUM - "Hasil kajian kami, ada 17 kompetensi yang harus dimiliki oleh calon komisioner KPK di masa datang. Tentu bukan seorang saja, namun kelimanya, pimpinan ini kolektif kolegial, diperlukan untuk memimpin KPK ke depan," ungkap Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki di Jakarta pada Selasa (9/6).
Pagi ini, Panitia Seleksi Calon Komisioner KPK bertandang ke Kantor KPK di Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka diterima empat komisioner yang hadir, Taufiequrachman Ruki, Johan Budi SP, Indriyanto Seno Adji, dan Adnan Pandu Praja, yang berdiskusi mengenai berbagai hal yang diperlukan KPK dan harapan terhadap calon pemimpinnya nanti.
Ke-17 kriteria itu di antaranya jujur, memiliki rasa adil, kemampuan penyidikan dan penuntutan, mandiri, dapat bekerjasama, berani mengambil keputusan, disiplin, tanggung jawab dan sederhana.
"Kriteria ini merupakan hasil kajian KPK Tahun 2014. Banyak narasumber yang kita wawancara, sosok pimpinan seperti apa sih yang baik untuk memimpin KPK ke depan," terang Johan.
Adapun Tim Pansel KPK sangat antusias menerima masukan dari para komisioner KPK. Pihaknya juga akan melibatkan lembaga lain seperti PPATK dan BIN dalam menelusuri rekam jejak sang calon. "Sehingga itu bisa meminimalisasi kesalahan-kesalahan, membaca rekam jejak calon tersebut," ujar Ketua Pansel Destry Damayanti.
Destry melanjutkan, diskusi ini dimaksudkan agar Pansel KPK mendapat banyak masukan dari para penegak hukum. Sebelumnya, Pansel juga telah menyambangi Mabes Polri. "Setelah ini kita akan ke PPATK. Kita juga masih ada agenda bertemu ormas, tokoh lintas agama, BIN, dan Kejaksaan," tambah Yenti Garnasih, salah satu anggota Pansel.(kpk/bh/sya) |