Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Jokowi
Jokowi Panggil Menteri Hingga Gubernur Terkait Banjir
Thursday 12 Feb 2015 07:02:38
 

Ilustrasi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat turun dari pesawat Kepresidenan Republik Indonesia di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Hujan deras yang melanda Ibukota DKI Jakarta dan wilayah lainnya pada hari Senin lalu membuat banjir di mana-mana, sehingga aktivitas perekonomian berhenti. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah Menteri dan Kepala Daerah guna mengadakan rapat terbatas (Ratas) mengenai penanganan banjir.

Dalam rapat terbatas ini di hadiri oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri PMK Puan Maharani.

Selain itu, juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan, Wakil Gubernur Banten Rano Karno, Wali Kota Bogor Bima Arya dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir.

Jokowi menjelaskan, selama bulan Desember 2014 hingga saat ini, di semua provinsi wilayah Indonesia terkena musibah banjir. Untuk mengatasi ini, sudah dilakukan berbagai macam hal, mulai penanganan secara fisik, penataan kembali, penghijauan kembali dan fokus dalam menangani ini sangat diperlukan.

Permasalahan banjir ini bukan hanya satu pihak saja yang berperan yakni Kementerian PUPR, tetapi harus ada peranan dari Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup itu sangat penting sekali.

"Dan yang terjadi di Aceh, Bandung dan Jakarta perlu ditangani serius dan kita fokusi, sehingga masalah yang sudah bertahun-tahun ini dihilangkan kalau bisa dikurangi sebanyak-sebanyaknya," tegas Jokowi di Istana, Jakarta, Rabu (11/2).

Dan permasalahan banjir ini juga hampir setiap tahun melanda dihampir seluruh kota di Indonesia. Untuk itu, Jokowi meminta instansi terkait agar segera dapat menyelesaikannya. "Ini masalah yang kelihatan dan perencanaannya sudah ada, hanya kita mempercepat, gubernur tugasnya apa, pemerintah, bupati walikota tugasnya apa," kata Jokowi.

Jokowi pun meminta peranan kepada pihak BMKG agar terus memonitor musim hujan, agar dapat diantisipasi jika terjadi banjir.

"Ke depan kepala BMKG juga diperlukan sehingga antisipasi terhadap masalah ini siap sebelum kejadiannya datang," pungkasnya.

Sementara, pada Kamis (12/2) hari ini, hujan dengan tingkat intensitas tinggi seperti pada Minggu (8/2) malam diprediksi akan kembali mengguyur wilayah Jakarta. Selain intensitasnya tinggi, cakupan wilayah yang akan diguyur hujan juga lebih luas.

Kepala Bidang Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kukuh Rubidianto mengatakan, apabila pada Minggu malam lalu hujan dengan intensitas tinggi hanya berfokus di wilayah utara Jakarta, maka hujan yang turun hari ini akan mencakup seluruh wilayah DKI Jakarta sampai dengan Bogor.

"Jadi pada tanggal 12 (Februari) malam hingga 13 dini hari, diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas yang tinggi dan lebih luas, mungkin sampai ke Bogor. Kemarin (Minggu) kan Bogor hujan, tapi intensitasnya ringan hingga sedang," kata Kukuh, Rabu (11/2).

Selain hujan deras, kata Kukuh, selama tiga hari berturut-turut, tepatnya dari tanggal 12 hingga 14 Februari, banjir rob dengan ketinggian tertinggi, yakni sekitar satu meter, diprediksi juga akan terjadi di wilayah pantai Jakarta. Banjir rob diprediksi akan terjadi dari pukul 07.00-09.00.

"Jadi hujan derasnya berbarengan dengan rob. Cuma hujan derasnya satu malam, kalau robnya tiga hari berturut-turut dan terjadi dari pukul 07.00-09.00," ucapnya.(tribunnews/bhc/yun)



 
   Berita Terkait > Jokowi
 
  PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
  Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
  Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
  PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
  PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2