JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah tiga puluh jam tertimbun, jasad korban meninggal Untung Hartoni, seorang pekerja akhirnya ditemukan di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk di Perumahan Golf 2 Mediterania Ebony, Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (15/9) malam. Korban ditemukan dengan posisi tertelungkup di lantai dua di sela-sela material bangunan dan cor-an beton yang sudah mengering
Kondisi tubuh korban yang tertimpa material bangunan membutuhkan kehati-hatian bagi petugas saat mengevakuasinya.
Menurut Komandan Pletn Tim Rescue Damkar Penjaringan, Jakarta Utara, untuk memudahkan evakuasi, petugas terlebih dahulu memotong dan menyingkirkan rangkaian besi pelapis
cor bangunan dibantu dengan alat berat. Korban ditemukan berada dalam cor bangunan dengan posisi terlungkup.
"Proses pencarian jasad koban memakan waktu yang cukup lama terhitung sejak Jumat kemaren. Kami dapat menemukan jasad korban setelah mencium bau menyengat dan terendus banyaknya lalat di titik lokasi ini," ungkapnya.
Petugas bahkan harus menabur bubuk kopi untuk menetralisir aroma busuk yang mulai tercium dari arah jasad korban oleh petugas, jasad untung hartoni kemudian dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi.
Kamis petang kemarin, sebuah rumah tinggal di perumahan golf mediterania cluster ebony, PIK, Penjaringan, Jakarta Utara, yang dalam tahap pembangunan, ambruk. insiden ini berlangsung ketika sejumlah pekerja sedang melakukan pengecoran di lantai tiga. Material bangunan tersebut kemudian menimpa Untung Hartoni yang saat itu sedang berada di lantai dua, sedangkan enam pekerja lain mengalami luka ringan.
Belum diketahui penyebab pasti kejadian ini, namun dari informasi yang diperoleh dari seorang pekerja lantai tiga bangunan tersebut ambruk lantaran besi penyangga atau steger tak mampu menahan beban Polsek Metro Penjaringan telah memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini.(bh/hmb) |